21 Desember, Jupiter dan Saturnus Akan Bentuk Bintang Natal di Langit
SAN FRANCISCO, iNews.id - Pada titik balik Matahari terakhir pada 2020 Jupiter dan Saturnus akan berdekatan di langit. Konjungsi yang paling dekat antara Jupiter dan Saturnus ini akan terjadi pada 21 Desember 2020.
Beberapa bagian dari Belahan Bumi Utara telah merasakan cuaca dingin selama berminggu-minggu. Tapi, awal musim dingin secara resmi terjadi pada titik balik Matahari. Ini adalah titik saat siang hari terpendek di satu belahan Bumi.
Lalu, siang hari terpanjang di Belahan Bumi lainnya. Pada 21 Desember adalah titik balik Matahari musim panas untuk separuh Selatan Planet Bumi. Tahun ini, titik Balik Matahari kebetulan bertemu dengan konjungsi besar yang disebut beberapa orang Bintang Natal awal karena kemunculannya menjelang hari Libur.
Konjungsi terjadi saat planet tampak sangat dekat satu sama lain di langit karena mereja sejajar dengan Bumi di orbitnya masing-masing. Selama tiga minggu pertama di Desember, Saturnus dan Jupiter dapat dilihat di dekat ufuk barat daya pada jam setelah Matahari terbenam perlahan semakin dekat setiap malam.
Saat kedua planet ini bertemu pada 21 Desember, menurut instruktur di Hayden Planetarium di New York Joe Rao, mereka akan menjadi yang terdekat satu sama lain di langit malam sejak 1623. Tapi, hubungan itu tidak terlihat oleh pengamat langit di banyak tempat diBumi karena lokasinya di langit malam.
Menurut astronom Virginia Tech Nuham Arav, terakhir kali peristiwa itu terlihat dari sebagian besar Bumi pada 1226. “Peristiwa langka ini istimewa karena seberapa terang planet-planet itu dan seberapa dekat mereka satu sama lain di langit,” kata Arav sebagaimana dikutip dari Space, Sabtu (12/12/2020).
Artinya, dengan perbesaran tinggi di teleskop, Anda akan bisa melihat kedua planet secara bersamaan dalam bidang pandang yang sama. Konjungsi ini adalah hubungan terbesar antara Jupiter dan Saturnus hingga 2080.
Editor: Dini Listiyani