3 Bintang Zombie Berhasil Selamat dari Ledakan Inti

Dini Listiyani ยท Senin, 08 Juli 2019 - 06:28 WIB
3 Bintang Zombie Berhasil Selamat dari Ledakan Inti

Bintang zombie (Foto: Lawrence Livermore National Laboratory)

CALIFORNIA, iNews.id - Para ilmuwan membuat kemajuan pesat dalam mengidentifikasi bintang 'zombie' yang terus membara setelah inti mereka meledak. Temuan ini dipublikasi dalam Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.

Melansir Daily Mail, Senin (8/7/2019), dalam paper, para peneliti mengatakan berhasil mengidentifikasi tiga benda langka dan misterius menggunakan data dari teleskop luar angkasa badan antariksa Eropa, Gaia. Karena memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik, bintang-bintang diberi julukan zombie.

Dua dari tiga bintang diamati melakukan perjalanan dengan kecepatan yang sangat tinggi melintasi Galaksi Bima Sakti. Sedangkan bintang ketiga berputar mundur, bergerak berlawanan arah dengan yang lainya.

Saat beberapa bintang benar-benar menghilang begitu mereka mencapai cadangan bahan bakar terakhir, mereka meledak keluar dalam supernova dan mengeluarkan material bintang melintas galaksi, beberapa bahkan mendapatkan kesempatan kedua untuk hidup.

Dalam jenis supernova baru ditemukan disebut type lax dan mampu menghilang dengan cepat. Para peneliti mengatakan, keberadaan bintang zombie yang hampir dilenyapkan oleh ledakan intinya secara teori dimungkinkan.

Dengan mempelajari jenis bintang yang langka, para ilmuwan kemungkinan bisa belajar mengenai fenomena yang mengarah pada penciptaan mereka, supernova, lebih dekat. Supernova, seperti bintang zombie, adalah kejadian langka dan seringkali sulit diamati bagi para astronot karena mereka hanya bisa dilihat di galaksi yang jauh.

Dengan mempelajari bintang-bintang yang meledak, para ilmuwan mengatakan mereka bisa melihat lebih dekat sesegera mungkin setelah supernova. Dalam sebuah laporan dari Scientific American yang diterbitkan sebelum studi baru, seorang peneliti yang tidak berafiliasi dengan paper mempelajari bintang-bintang zombie itu mirip dengan memeriksa sisa-sisa dinosaurus kuno.

Para peneliti berharap, setidaknya ada 20 bintang seperti yang diidentifikasi dalam galaksi ini yang bisa memperluas cakupan data lebih jauh.


Editor : Dini Listiyani