Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Planet Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang dari Bumi, Tak Perlu Teleskop!
Advertisement . Scroll to see content

Exoplanet Panas Ditemukan Mengorbit Dekat Bintangnya, Ukuran Lebih Besar dari Jupiter 

Senin, 22 November 2021 - 07:02:00 WIB
Exoplanet Panas Ditemukan Mengorbit Dekat Bintangnya, Ukuran Lebih Besar dari Jupiter 
Exoplanet Panas Ditemukan Mengorbit Dekat Bintangnya, Ukuran Lebih Besar dari Jupiter  (Foto: ESA)
Advertisement . Scroll to see content

SAN FRANCISCO, iNews.id - Sekelompok astronom dari Physical Research Laboratory (PRL) di Ahmedabab, India telah menemukan sebuah exoplanet baru. Menariknya, Indian Space Research Organization (ISRO) mengatakan, satu tahun di sana berlangsung hanya beberapa hari saja. 

Tim yang dipimpin Prof. Abhijit Chakraborty dari PRL melihat planet yang mengorbit bintang sekitar 1,5 kali massa Matahari dan terletak 725 tahun cahaya. Penemuan dilakukan menggunakan spektrograf serat optik PRL Advanced Radial-velocity Abu-Sky Search (PARAS).

"Pengukuran ini dilakukan antara Desember 2020 dan Maret 2021. Pengukuran tindak lanjut juga diperoleh dari spektrograf TCES dari Jerman pada April 2021, dan juga pengamatan fotometrik independen dari teleskop 43 sentimeter PRL di Gunung Abu," kata ISRO. 

Planet yang disebut TOI 1789b atau HD 82139b ini berukuran sekitar 1,4 kali Jupiter, dengan sekitar 70 persen massanya. Planet juga mengorbit bintang induknya hanya dalam 3,2 hari, yang berarti dia sangat dekat dengan bintang - pada jarak hanya 0,05 kali jarak antara Bumi dan Matahari. 

Jarak yang berdekatan dengan bintangnya membuat exoplanet menjadi jenis planet yang disebut Jupiter panas. Karena planet ini sangat dekat dengan bintangnya, dia mengalami suhu yang sangat tinggi hingga 2000 K (3140 Fahrenheit atau 1727 Celcius), yang cukup panas untuk melelehkan besi. 

Planet ini juga mengembang, sehingga kepadatannya sangat rendah, sehingga bengkak dan lebih besar dari Jupiter meskipun memiliki massa yang lebih kecil. Planet Jupiter panas serupa telah ditemukan menggunakan instrumen lain seperti exoplanet NGTS-10b, ditemukan sebagai bagian dari Next-Generation Transit Survey (NGTS), atau KELT-9b yang terkenal, exoplanet terpanas yang dikenal dengan suhu permukaan hingga 7.800 derajat Fahrenheit ditemukan menggunakan Kilodegree Extremely Little Telescope.

Mempelajari Jupiter panas dapat membantu para astronom memahami bagaimana sistem planet terbentuk dan berevolusi, karena itu adalah hasil yang ekstrem dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana planet bisa berakhir begitu dekat dengan bintangnya, sebagaimana dikutip dari Digital Trends. 

“Deteksi sistem semacam itu meningkatkan pemahaman kita tentang berbagai mekanisme yang bertanggung jawab atas inflasi di Jupiter panas dan pembentukan serta evolusi sistem planet di sekitar bintang yang berevolusi dan menua,” tulis ISRO.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut