Gara-Gara Masalah Gyro, NASA Hentikan Misi Sains Hubble
JAKARTA, iNews.id - NASA menghentikan semua misi sains teleksop luar angkasa Hubble saat ini. Karena adanya kesalahan gyro yang pertama kali muncul pada 19 November.
Masalah pertama kali muncul saat teleskop memasuki mode aman setelah salah satu dari tiga giroskopnya mengembalikan pembacaan yang salah. Tim dengan cepat melanjutkan operasi setelah memecahkan masalah tersebut.
Namun, gyro yang tidak stabil menyebabkan sistem memasuki mode aman dua kali lagi pada 21 November dan 23 November. Badan antariksa AS dapat memulihkan operasi setelah insiden pada 21 November. Tapi, masuk ke mode aman lagi pada 23 November, sehingga memicu NASA menunda semua misi ilmiah sampai mereka mengetahui apa yang terjadi.
Tiga giroskop pada teleskop luar angkasa Hubble NASA membantu mengukur kecepatan putaran teleskop, dan merupakan bagian dari sistem penting yang membantu mengarahkan ke arah mana teleskop diarahkan.
NASA mengatakan, tim saat ini sedang bekerja untuk mencari tahu apa yang menyebabkan kesalahan gyro Hubble. Gyros terakhir kali diganti pada misi layanan pesawat ulang-alik kelima dan terakhir pada 2009, sebagaimana dikutip dari BGR.
Enam gyro diganti selama misi tersebut, dan gyro yang bermasalah adalah salah satu dari tiga gyro terakhir yang masih beroperasi. Meskipun mungkin membutuhkan misi layanan lain yang tidak akan pernah bisa dilakukan, NASA yakin teleskop luar angkasa Hubble akan terus membuat penemuan-penemuan inovatif bersama James Webb sepanjang sisa dekade ini, dan bahkan mungkin hingga dekade berikutnya.
Badan antariksa belum memberikan rincian apa pun mengenai kapan mereka berharap dapat menghidupkan kembali Hubble setelah mengatasi kesalahan gyro. Sekalipun perlu menonaktifkan gyro yang bermasalah, teleskop luar angkasa harus tetap beroperasi. Mengingat, NASA mengatakan Hubble hanya memerlukan satu gyro yang berfungsi untuk terus bergerak dan mengambil bagian dalam misi ilmiah.
Hubble diluncurkan pada 1990 dan telah menghabiskan 33 tahun terakhir mempelajari alam semesta. Menariknya, Hubble telah memberi gambaran sekilas tentang kosmos, termasuk pemandangan luar biasa dari Pilar Penciptaan, yang juga telah difoto oleh astrofotografer dan teleskop luar angkasa James Webb.
Editor: Dini Listiyani