Gerhana Matahari Cincin Solstis Diprediksi Kembali Terjadi pada 21 Juni 2039

Sindonews ยท Senin, 22 Juni 2020 - 15:14 WIB
Gerhana Matahari Cincin Solstis Diprediksi Kembali Terjadi pada 21 Juni 2039

Penampakan gerhana matahari cincin api di India (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020 dibarengi fenomena Cincin Api Solstis. Oleh karena itu, fenomena gerhana kali ini disebut Gerhana Matahari Cincin Solstis.

Cincin Api membentang di dua benua yakni Afrika dan Asia di atas 14 negara. Wilayah terbesar yang dilalui Gerhana Matahari Cincin Solstis adalah Uttrakhand, India, dekat perbatasan antara China dan Nepal.

Saat mencapai puncaknya, gerhana solstis memiliki magnitudo 0,99401. Menjadikannya sebagai GMC terbesar dalam rentang waktu antara 2003 dan 2031. Sementara GMC berikutnya dengan magnitudo lebih besar akan terjadi pada 12 September 2034.

Gerhana Matahari Cincin Solstis adalah fenomena yang langka. Menurut LAPAN, Gerhana Matahari Cincin Solstis terakhir kali terjadi pada 21 Juni 1648 akan dijumpai lagi pada 21 Juni 2039.

Penamaan Solstis diambil karena waktu terjadinya gerhana bersamaan dengan summer solstis atau solstis Juni. Fenomena solstis Juni adalah titik balik Matahari pada Juni. Titik balik Matahari di Juni terjadi pada 22 Juni 2020 pukul 04.44 WIB.

Jadi, pada saat ini Kutub Utara Bumi lebih condong ke arah Matahari, yang akan mencapai posisi paling utara di langit dan akan berada di atas garis balik utara pada 23,44 lintang utara.

“Ini adalah hari pertama musim panas di belahan Bumi Utara dan hari pertama musim dingin di belahan Bumi Selatan,” ujar LAPAN.

Editor : Dini Listiyani