Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arab Saudi Legalkan Alkohol Tahun Depan, Netizen: Kiamat Makin Dekat! 
Advertisement . Scroll to see content

Jam Kiamat Bergerak ke 90 Detik Menuju Tengah Malam, Ini Artinya

Rabu, 25 Januari 2023 - 07:30:00 WIB
Jam Kiamat Bergerak ke 90 Detik Menuju Tengah Malam, Ini Artinya
Jam Kiamat Bergerak ke 90 Detik (Foto: Bulletin of the Atomic Scientists)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jam kiamat diatur ulang menjadi 90 detik sebelum tengah malam pada Selasa 24 Januari. Ini menandakan umat manusia sangat dekat dengan malapetaka. Memang apa jam kiamat ini?

The Bulletin of the Atomic Scientists (BAS) mengatakan jam bergerak, sebagian besar karena perang di Ukraina. Idenya dimulai pada 1947 untuk memperingatkan umat manusia akan bahaya perang nuklir. 

Jam jam digerakkan lebih dekat atau jauh dari tengah malam berdasarkan pembacaan ilmuwan tentang ancaman yang ada pada waktu tertentu. Tengah malam menandakan titik teoritis pemusnahan. Keputusan dibuat dewan sains dan keamanan BAS yang mencakup 13 Pemenang Nobel. 

Tahun ini pengumuman yang dibuat tersedia dalam bahasa Ukraina, Rusia, dan Inggris karena perang yang berlangsung di Ukraina. Dewan menyatakan perang telah menimbulkan pertanyaan mendalam tentang bagaimana negara-negara berinteraksi dan kejatuhan nyata dalam perilaku internasional.

"Ancaman terselubung Rusia untuk menggunakan senjata nuklir mengingatkan dunia eskalasi konflik karena kecelakaan, niat, atau salah perhitungan adalah risiko yang mengerikan," katanya. 

Ancaman lain yang disebutkan tahun ini termasuk perubahan iklim, ancaman biologis, dan teknologi yang mengganggu. "Dampak perang tidak terbatas pada peningkatan bahaya nuklir, mereka juga merusak upaya global untuk memengari perubahan iklim," ujarnya sebagaimana dikutip dari BBC. 

Negara yang bergantung pada minyak dan gas Rusia kini mencari pemasok gas alam lainnya. Saat dunia terus mengalami dampak dari Covid-19, dewan tersebut mengatakan para pemimpin dunia perlu terus mengidentifikasi dan mengatasi risiko biologis - apakah asalnya alami, tidak disengaja, atau disengaja.

Pandemi, kata dewan itu, bukan lagi risiko sekali seumur hidup. Pada 2020, jarum jam dipindahkan 100 detik mendekati tengah malam. Tahun-tahun berikutnya, pada 2021 dan 2022, jarum jam tetap berada di tempat yang sama.

Tangan terjauh yang pernah ada tepat setelah akhir Perang Dingin pada 17 menit dari tengah malam. Rachel Bronson, Ceoof Thebulletin dari para ilmuwan atom, mengatakan meskipun manusia menciptakan masalah ini, dewan juga percaya manusia dapat mengurangi risiko dengan keterlibatan global.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut