Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikibarkan di Bulan, Bendera China Terbuat dari Material Tak Biasa
Advertisement . Scroll to see content

Misi Chang'e 5 Milik China Temukan Bukti Air di Bulan, Begini Penjelasannya

Jumat, 17 Juni 2022 - 10:05:00 WIB
Misi Chang'e 5 Milik China Temukan Bukti Air di Bulan, Begini Penjelasannya
Misi Chang'e 5 Milik China Temukan Bukti Air di Bulan (Foto: CNSA)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Misi pendaratan dan pengambilan sampel Bulan Chang'e 5 China menemukan air di Bulan melalui analisis di tempat dan material yang dikirimkan ke Bumi. Begini penjelasannya.  

Misi Chang'e 5 mendarat di Bulan pada Desember 2020, menggali dan mengambil sampel Bulan termuda yang pernah dikumpulkan. Setelah itu, kendaraan pendakian meluncur dari lokasi pendaratan misi Oceanus Procellarum dan sampel Chang'e 5 kembali ke Bumi pada akhir bulan. 

Para ilmuwan kini telah mengungkapkan pemindaian spektral pendaratan dari permukaan dan analisis sampel di laboratorium di Bumi menunjukkan keberadaan air di wilayah tersebut, sebagaimana dikutip dari Space. 

"Untuk pertama kalinya di dunia, hasil analisis laboratorium sampel pengembalian bulan dan data spektral dari survei permukaan Bulan in-site digunakan bersama untuk memeriksa keberadaan, bentuk, dan jumlah 'air' dalam sampel bulan," kata co- penulis Li Chunlai, seorang ilmuwan planet di National Astronomical Observatories of the Chinese Academy of Sciences (NAOC).

Tetapi hasilnya tentu saja tidak menunjukkan reservoir besar di permukaan bulan. Sebaliknya, hasil menunjukkan, rata-rata batuan dan tanah di permukaan bulan mengandung sekitar 30 bagian hidroksil per juta; hidroksil, dengan satu atom oksigen dan satu atom hidrogen, adalah bahan utama air.

Tim juga menilai sumber air terutama berasal dari bulan, yang terkandung dalam mineral kristal yang disebut apatit. Kurang hidroksil dari yang diharapkan tampaknya berasal dari angin matahari, aliran konstan partikel bermuatan yang mengalir dari matahari dan melintasi tata surya, yang membentur bulan dan menanamkan permukaannya dengan partikel.

"Hasilnya secara akurat menjawab pertanyaan tentang karakteristik distribusi dan sumber air di zona pendaratan Chang'e 5 dan memberikan kebenaran dasar untuk interpretasi dan estimasi sinyal air dalam data survei penginderaan jauh," ujar Li.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut