Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! 3 Astronaut China Terlantar di Luar Angkasa gegara Tabrak Puing Antariksa
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Ingin Tinggalkan ISS Setelah 2024, NASA Belum Terima Pemberitahuan Resmi

Rabu, 27 Juli 2022 - 09:10:00 WIB
Rusia Ingin Tinggalkan ISS Setelah 2024, NASA Belum Terima Pemberitahuan Resmi
NASA Belum Terima Pemberitahuan Resmi dari Roscosmos (Foto: NASA TV)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rusia mengumumkan akan menarik diri dari konsorsium International Space Station (ISS) setelah 2024. Komunitas luar angkasa pun membayangkan tentang seberapa serius ancaman yang disebutkan itu. 

"Apa yang mereka maksud adalah keputusan Rusia untuk menarik diri dari partisipasi di stasiun pada tahun 2024 menjadi lebih tegas," John Logsdon, seorang sejarawan ruang angkasa dan analis kebijakan di Universitas George Washington kepada Space.com.

Dia mengatakan pengumuman itu adalah pernyataan niat Rusia untuk menarik diri dari kemitraan ISS dan menempatkan personel dan sumber daya keuangannya untuk mengembangkan stasiun luar angkasa independen, yang mungkin menjadi "stasiun kertas" tahap awal pada saat ini.

Logsdon mengatakan mitra konsorsium stasiun luar angkasa yang tersisa mungkin telah mengembangkan rencana darurat selama bertahun-tahun, berdasarkan komentar masa lalu oleh pimpinan badan antariksa Rusia. "Maksud saya, itu akan menjadi tugas terlantar jika mereka tidak melakukan apa-apa," katanya.

Administrator NASA Bill Nelson mengisyaratkan, bagaimanapun, badan antariksa tersebut belum menerima pemberitahuan penarikan resmi dari Roscosmos. "NASA berkomitmen untuk operasi yang aman dari Stasiun Luar Angkasa Internasional hingga 2030, dan berkoordinasi dengan mitra kami," kata Nelson dalam sebuah pernyataan email hari ini. 

Lebih lanjut dijelaskan, NASA belum mengetahui keputusan dari mitra mana pun, meskipun mereka terus membangun kemampuan masa depan untuk memastikan kehadiran utama kami di orbit rendah Bumi.

"Kami belum menerima kabar resmi dari mitra mengenai berita hari ini," ujar Robyn Gatens, direktur ISS di markas NASA, mengatakan pada Konferensi Penelitian dan Pengembangan ISS yang disiarkan langsung di Washington, D.C.

Dia berspekulasi mungkin Rusia sedang merencanakan stasiun luar angkasa masa depan setelah ISS, sejalan dengan upaya stasiun luar angkasa komersial tahap awal NASA. “Saya pikir Rusia, sama seperti kita, sedang memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya untuk mereka,” kata Gatens.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut