Sering Alami Kejadian Menyeramkan Malam Hari? Ini Penjelasan Ilmiahnya
JAKARTA, iNews.id - Pernahkan Anda berbaring dengan mata terbelalak di tempat tidur dan meyakini suara-suara aneh yang terdengar di malam hari disebabkan oleh sesuatu yang menyeramkan?
Meskipun mudah untuk menghubungkan suara seram yang terjadi di malam hari dengan hal gaib, para peneliti kini percaya, tidur bisa menjadi penyebab penampakan hantu di malam hari.
Dalam sebuah artikel untuk Convertions, Profesor Psikologi di Goldsmiths University, Alice Gregory mulai menentukan bagaimana kecemasan, tidur REM, dan exploding head syndrome bisa menawarkan penjelasan ilmiah untuk kejadian paranormal di malam hari.
Seperti apa penjelasannya? Berikut ini rinciannya seperti dilaporkan iNews.id dari Daily Mail, Selasa (26/6/2018).
Sleep Paralysis
Saat tidur, Anda mengalami siklus yang berbeda. Dimulai dengan tidur non-rapid eye movement (NREM) hingga rapid eye movement (REM).
Selama tidur REM, manusia cenderung memiliki mimpi yang jelas. Pada tahap ini, manusia juga lumpuh. Hal ini mungkin sebagai mekanisme keselamatan untuk menghentikan Anda bergerak dari tempat tidur.
Tapi selama sleep paralysis, fitur tidur REM terus menjadi kehidupan yang terjaga. Mereka yang mengalaminya akan merasa terjaga, tapi mungkin mengalami halusinasi seperti mimpi dan perjuangan untuk bergerak. Pengalaman ini sangat umum terjadi pada sekitar 80 persen orang.
Peneliti khusus, French percaya ini menjelaskan sejumlah besar akun paranormal. Informasi tentang sleep paralysis akhirnya merembet dalam kesadaran publik, tapi kini perlu memahami lebih banyak tentang keluhan umum ini.
Dalam sebuah buku Nodding Off: The science of sleep from cradle to grave mengisyaratkan kemungkinan genetika dan lingkungan sebagian orang lebih mungkin mengalami sleep paralysis.
Exploding Head Syndrom
Di samping sleep paralysis atau ketindihan, orang-orang biasanya menggambarkan explosions saat malam yang tidak bisa dijelaskan.
Tidak ada tanda rak telah jatuh atau gitar listrik dimainkan di samping kepala mereka. Sekali lagi, kejadian ini bisa dikaitkan dengan tidur Anda. Kali ini, peristiwa dijelaskan dengan exploding head syndrome, istilah yang diciptakan baru-baru ini oleh ahli saraf JMS Pearce.
Saat Anda tertidur, formasi reticular batang otak biasanya mulai menghambat kemampuan untuk bergerak, melihat, dan mendengar sesuatu. Saat Anda mengalami kejadian aneh dalam tidur, mungkin karena keterlambatan dalam proses ini.
Alih-alih formasi reticular mematikan neuron pendengaran, mereka mungkin justru bergejolak sekaligus.
Dengan penjelasan ilmiah ihwal paranormal, diharapkan peneliti bisa membantu mengurangi kecemasan. Mengurangi kecemasan telah dihipotesiskan sebagai metode potensial untuk mengurangi sleep paralysis.
Editor: Dini Listiyani