Setahun Tinggal di ISS, Astronot NASA Frank Rubio Malah Merasa Beruntung
JAKARTA, iNews.id - Astronot NASA Frank Rubio menghabiskan waktu lebih dari setahun di International Space Station (ISS). Dia melakukan penilaian mandiri secara berkala agar lebih efisien.
"Saya dapat melihat hal apa yang telah saya lakukan dengan baik, hal-hal apa yang telah saya lakukan dengan buruk, dan mencoba memperbaikinya untuk paruh ekspedisi berikutnya," kata Rubio.
Dia menekankan masih belum sempurna tapi merasa sangat beruntung karena dapat mengambil pembelajaran tersebut. Bahkan segera menerapkannya.
"Banyak orang harus menunggu lima, enam atau 10 tahun sampai mereka mampu menerapkan hal-hal yang baru saja mereka pelajari," ujarnya sebagaimana dikutip dari Space.com.
Rubio secara tidak sengaja memecahkan rekor penerbangan luar angkasa AS, menghabiskan 371 hari terus menerus di luar angkasa setelah pesawat luar angkasa Soyuz Rusia miliknya mengalami kebocoran pada Desember 2022 saat merapat ke ISS.
Setelah serangkaian penjadwalan pesawat luar angkasa yang rumit, Rubio dan kosmonot Rusia Sergey Prokopyev dan Dmitri Petelin tiba dengan selamat di rumah pada 27 September dengan pesawat pengganti, enam bulan setelah tanggal kedatangan yang direncanakan semula.
Rubio mengatakan latar belakang militernya membantunya menyesuaikan diri dengan perpanjangan masa tinggalnya, dan dia mendapat perspektif dari "teman dan keluarga lain yang berada di bawah tekanan dan kondisi yang jauh lebih sulit" saat mengabdi pada negara.
“Agak sulit untuk mengasihani diri sendiri dalam situasi seperti itu, tapi itu tidak berarti kami tidak mengalami beberapa hari yang sulit,” katanya.
Editor: Dini Listiyani