Heboh Telepon Misterius dari Kongo, Ini Tanggapan Kemenkominfo
JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan telepon misterius, yang ternyata berasal dari Kongo. Telepon misterius ramai dibicarakan para warganet di lini massa.
"Ternyata missed call semalam itu dari negara Kongo +242801130493. Penipuan telepon premium." kata akun Twitter @antyRindri.
"Saya mengalami ditelepon nomor dari Kongo tidak perlu dijawab," ujar akun @SinggihSaptadi.
Heboh adanya telepon misterius dari luar negeri ini mendapat komentar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Kemenkominfo mengimbau kepada masyarakat agar tidak cepat merespons nomor misterius tersebut.
"Agar apabila ada telepon dari luar negeri, yang sifatnya hanya mancing keingintahuan kita untuk menelepon kembali (misalnya mereka menelepon hanya satu kring saja, yang mereka berharap kita tekan nomor mereka yang missed call, ini jangan tekan nomor yang missed call," kata Plt Kepala Biro Humas Noor Iza saat dihubungi iNews.id, Minggu (1/4/2018).
Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu menelepon balik nomor misterius tersebut karena masyarakat perlu waspada jika mereka mengenakan biaya telepon, baik dengan tagihan normal maupun premium call.
"Sebaiknya terlebih dulu dicari juga di internet terkait nomor yang mengganggu khususnya nomor-nomor seperti itu," ujarnya.
Sebenarnya, penipuan dengan cara telepon dari luar negeri ini bukan hal baru dan juga dialami oleh warga di luar Indonesia. Scammer biasanya memancing korban dengan cara missed call yang berasal dari lokasi di luar negeri.
Menurut Calgary Better Business Bureau (BBB), yang dikutip iNews.id dari Global News, telepon itu disebut one-ring scam atau nama Jepang, Wangiri. Panggilan terputus segera dan orang di balik panggilan misterius itu berhara Anda memanggil kembali karena keingintahuan mereka.
Editor: Ranto Rajagukguk