Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IFA 2026  Archipelago Kalimantan Selatan 2026 Suguhkan Koleksi Modest Fashion Next Level!
Advertisement . Scroll to see content

Berburu Fashion di Warehouse Lebih Memuaskan daripada Checkout di HP? Ini Faktanya!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:15:00 WIB
Berburu Fashion di Warehouse Lebih Memuaskan daripada Checkout di HP? Ini Faktanya!
Ilustrasi belanja barang fashion secara langsung. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idBelanjafashion kini sebenarnya bisa dilakukan dalam hitungan menit. Cukup membuka ponsel, mencari barang yang diinginkan, memasukkan ukuran ke keranjang, lalu menekan tombol pembayaran. Praktis, cepat, dan tidak perlu keluar rumah.

Namun, kemudahan tersebut ternyata tidak sepenuhnya menghilangkan daya tarik belanja secara langsung. Bagi sebagian orang, datang ke warehouse sale justru menawarkan sensasi yang berbeda.

Ada proses mencari, memilih, membandingkan, menemukan ukuran yang pas, hingga akhirnya membawa pulang barang yang sudah lama diincar. Sensasi inilah yang membuat aktivitas berburu fashion terasa lebih memuaskan dibandingkan sekadar checkout dari layar ponsel.

Ada Sensasi Menemukan Barang Incaran

Berbeda dengan belanja online yang memungkinkan konsumen langsung mencari produk berdasarkan nama atau kategori, warehouse sale menghadirkan pengalaman seperti berburu harta karun.

Pengunjung tidak selalu tahu apa yang akan ditemukan. Mereka harus melihat-lihat koleksi, memeriksa ukuran, mencocokkan warna, hingga menemukan produk yang dirasa paling menarik.

Ketika barang incaran akhirnya ditemukan, muncul rasa puas karena ada proses yang dilewati untuk mendapatkannya.

Hal tersebut juga membuat pengalaman berbelanja terasa lebih personal. Barang yang dibawa pulang bukan sekadar produk yang muncul di layar dan kemudian dibayar, tetapi sesuatu yang ditemukan setelah melalui proses pencarian.

Bukan Sekadar Soal Harga

Harga memang menjadi salah satu daya tarik utama warehouse sale. Namun, pengalaman berburu juga punya peran besar.

Penawaran dengan waktu atau stok terbatas dapat membuat konsumen merasa perlu mengambil keputusan lebih cepat. Ada pula sensasi mendapatkan produk dari brand favorit dengan harga yang dianggap lebih menarik. Dalam kondisi seperti ini, belanja bisa terasa seperti sebuah pencapaian kecil.

Apalagi ketika seseorang berhasil mendapatkan barang yang sudah lama diincar. Kepuasan tersebut bukan hanya berasal dari produk yang didapat, tetapi juga dari perasaan berhasil menemukan sesuatu yang dianggap bernilai.

Mengapa Belanja Offline Masih Menarik?

Di tengah dominasi e-commerce, pengalaman seperti ini menjadi salah satu alasan belanja offline tetap memiliki tempat.

Ketika datang langsung, konsumen dapat melihat bahan, warna, ukuran, dan detail produk secara lebih nyata. Mereka juga bisa berdiskusi dengan teman sebelum menentukan pilihan.

Belanja akhirnya tidak hanya menjadi aktivitas konsumsi, tetapi juga kegiatan sosial.

Hal tersebut terlihat dari semakin banyaknya konsep penjualan yang tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga menghadirkan ruang untuk berkumpul, makan, dan menikmati suasana.

Fenomena tersebut salah satunya terlihat dalam gelaran Modinity Warehouse Sale 2026 yang berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Tahun ini, sejumlah brand seperti Buttonscarves, Buttonscarves Beauty, Benang Jarum, Nada Puspita, ZYTA, Calla The Label, hingga RR by Rizman Ruzaini hadir dalam satu lokasi.

Namun, yang menarik bukan sekadar banyaknya brand yang berkumpul. Antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa pengalaman berburu produk secara langsung masih memiliki daya tarik tersendiri.

Bahkan, tiket Modinity Warehouse Sale 2026 habis dalam waktu kurang dari 24 jam setelah penjualan dibuka. Jumlah batch pengunjung kemudian ditambah dari delapan menjadi 11 batch per hari untuk mengakomodasi tingginya minat.

Belanja Berubah Menjadi Pengalaman

CEO Modinity Group Linda Anggrea mengatakan, peningkatan antusiasme setiap tahun menjadi dorongan bagi pihaknya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.

"Setiap tahun kami melihat antusiasme terhadap Modinity Warehouse Sale terus bertambah, dan itu menjadi dorongan bagi kami untuk selalu menghadirkan pengalaman yang lebih baik," ujar Linda dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).

Menurut dia, perluasan area dan penambahan fasilitas dilakukan agar pengunjung dapat menikmati proses berbelanja dengan lebih nyaman.

Kehadiran area kuliner juga memperlihatkan bagaimana aktivitas belanja kini semakin sulit dipisahkan dari pengalaman sosial. Setelah berburu produk, pengunjung bisa beristirahat, makan, atau menghabiskan waktu bersama teman.

Pada akhirnya, inilah yang membuat warehouse sale memiliki karakter berbeda dari checkout di HP.

Belanja online menawarkan kecepatan dan kemudahan. Sementara itu, warehouse sale menawarkan proses, kejutan, interaksi, dan sensasi menemukan sesuatu secara langsung.

Bagi pencinta fashion, mendapatkan barang yang diinginkan memang menyenangkan. Namun, bagi sebagian orang, proses untuk menemukan barang tersebut justru menjadi bagian paling seru dari pengalaman belanja.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut