Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Fakta Mengejutkan Konser Kanye West di GBK Jakarta, Nomor 8 Paling Memorable!
Advertisement . Scroll to see content

Efek Domino Konser Kanye West di GBK: Turis Asing Berburu Produk Lokal di Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:51:00 WIB
Efek Domino Konser Kanye West di GBK: Turis Asing Berburu Produk Lokal di Jakarta
Konser Kanye West membuat efek domino pada kemajuan ekonomi Jakarta. (Foto: Ravie Wardani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Konser Kanye West alias Ye di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (24/10/2026), tak hanya menyedot perhatian pencinta musik dunia. 

Kedatangan ribuan penggemar dari luar negeri juga membawa efek berantai bagi aktivitas pariwisata dan ekonomi kreatif Jakarta, termasuk ketika mereka berburu rilisan fisik musik hingga produk lokal di Pasar Santa dan Blok M.

Fenomena ini menjadi sorotan pengamat musik Adib Hidayat. Dia menilai konser bertajuk Ye Live in Jakarta tersebut memiliki daya tarik berbeda karena menghadirkan konsep panggung kubah raksasa berbentuk setengah bola dunia yang terbilang langka di kawasan Asia Tenggara.

Keunikan produksi panggung itu dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong penggemar dari berbagai negara datang langsung ke Jakarta untuk menyaksikan penampilan rapper asal Amerika Serikat tersebut.

"Jelang konser @ye di GBK, polanya beda: jauh lebih kultural. Panggung langka di Asia Tenggara bikin ribuan turis regional terbang ke sini," kata Adib melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Minggu (25/10/2026).

Menurut Adib, dampak konser musik berskala internasional tidak semata-mata terlihat dari penjualan tiket dan pemesanan kamar hotel. Aktivitas wisatawan selama berada di Jakarta juga berpotensi menggerakkan sektor usaha lain, termasuk UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Salah satu fenomena yang disorot adalah ramainya penggemar mancanegara yang mencari rilisan fisik musik serta beragam produk lokal di Pasar Santa, Blok M, dan kawasan sekitarnya.

Keseruan konser Kanye West di GBK Jakarta, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Ravie Wardani)
Keseruan konser Kanye West di GBK Jakarta, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Ravie Wardani)

"Terbukti dari ramainya fans mancanegara yang berburu rilisan fisik dan ragam produk lokal di Pasar Santa, Blok M dan sekitarnya," ujarnya.

Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah konser dapat menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal sisi lain kota tujuan. Penggemar yang awalnya datang untuk menyaksikan penampilan musisi idola bisa melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi pusat perbelanjaan, berburu koleksi musik, hingga mencari produk yang mencerminkan kreativitas lokal.

Bagi pelaku usaha, kunjungan semacam ini membuka peluang untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dari berbagai negara. Namun, besarnya dampak ekonomi terhadap UMKM tetap perlu dilihat melalui data transaksi dan omzet agar manfaatnya dapat diukur secara lebih konkret.

Jakarta Berpotensi Jadi Magnet Wisata Budaya

Adib menilai fenomena tersebut menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai lokasi penyelenggaraan konser internasional. Kota ini juga berpotensi menjadi destinasi wisata budaya, tempat pengunjung menikmati pengalaman yang lebih luas di luar acara utama.

"Jakarta bukan cuma jadi agenda venue konser dunia, tapi menjadi magnet cultural tourism," ucapnya.

Konsep cultural tourism atau wisata budaya memungkinkan pengunjung menikmati beragam pengalaman khas suatu kota, mulai dari musik dan seni hingga produk kreatif, ruang komunitas, serta aktivitas masyarakat setempat.

Dalam konteks konser Ye, kunjungan penggemar ke Pasar Santa dan Blok M menjadi contoh bagaimana agenda hiburan dapat terhubung dengan eksplorasi kawasan kota. Destinasi yang bukan merupakan lokasi konser pun berpeluang ikut mendapat perhatian dari wisatawan.

Besarnya minat penonton internasional terhadap konser tersebut juga terlihat dari data yang disampaikan promotor Raw Vision Collective. Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, sebelumnya mengungkapkan sebanyak 20.500 tiket dibeli oleh penonton dari luar negeri.

Angka tersebut menggambarkan kuatnya daya tarik konser Ye bagi penggemar internasional. Meski demikian, jumlah pembeli tiket asing tidak serta-merta menunjukkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi Jakarta ataupun besarnya perputaran uang yang dihasilkan.

Efek Konser Bisa Meluas ke Ekonomi Lokal

Konser internasional berpotensi menciptakan rantai aktivitas ekonomi di luar penyelenggaraan acara. Selain tiket dan akomodasi, wisatawan dapat membelanjakan uang untuk transportasi, makanan, souvenir, rilisan musik, hingga produk usaha lokal.

Karena itu, keterlibatan kawasan seperti Pasar Santa dan Blok M menjadi menarik untuk diperhatikan. Keduanya menawarkan pengalaman berbelanja dan berburu produk yang berbeda dari aktivitas menonton konser di stadion.

Konser Kanye West di GBK Jakarta, Sabtu (24/10/2026), begitu memorable. (Foto: Ravie Wardani)
Konser Kanye West di GBK Jakarta, Sabtu (24/10/2026), begitu memorable. (Foto: Ravie Wardani)

Jika pola kunjungan tersebut terus berkembang, konser musik internasional berpeluang menjadi salah satu penggerak promosi destinasi kota. Pengalaman yang diperoleh wisatawan selama berada di Jakarta juga dapat memperluas citra kota sebagai tempat untuk menikmati musik sekaligus menjelajahi kehidupan kreatif lokal.

Sorotan Adib terhadap konser Kanye West pun menegaskan bahwa keberhasilan sebuah acara musik tidak hanya dapat dilihat dari kemegahan panggung atau jumlah penonton. Dampak yang menjangkau kawasan kota dan pelaku usaha lokal juga menjadi bagian penting untuk diperhatikan.

Konser Ye di GBK pada akhirnya menghadirkan peluang bagi Jakarta untuk mempertemukan industri hiburan global dengan ekosistem ekonomi kreatif di tingkat lokal. Tantangan berikutnya adalah bagaimana momentum tersebut dapat dimanfaatkan agar manfaatnya tidak berhenti ketika konser berakhir.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut