Harga Bersahabat dan Kualitas Premium, Produk Bulog Laku di Pasaran

Diaz Abraham ยท Minggu, 28 Juli 2019 - 20:13 WIB
Harga Bersahabat dan Kualitas Premium, Produk Bulog Laku di Pasaran

Bulog gelar demo masak di acara ulang tahun Kemenko Perekonomian ke-53. (Foto: iNews.id/Diaz Abraham)

JAKARTA, iNews.id - Bulog saat ini memiliki produk premium yang dapat dibeli masyarakat seperti Beras Kita, Tepung Kita, Gula Manis Kita, Minyak Goreng Kita, hingga Daging Kita. Kepala Divisi Penjualan Retail Retnaning Adisiwi mengaku hampir semua produk diminati.

Namun, Daging Kita menjadi ikon dari produk yang dijual oleh badan yang digawangi oleh Budi Waseso ini. Naning mengungkapkan, penjualan daging dari Bulog meningkat terutama saat Lebaran. Hal itu terjadi karena harganya lebih murah dibanding daging sapi, tetapi memiliki tekstur lembut terutama saat diolah menjadi rendang, menu khas yang disajikan masyarakat saat Idul Fitri.

"Hampir semua laku seperti beras, gula, minyak, apalagi daging. Daging itu menjadi ikonnya saat Hari Raya Idul Fitri. Harga daging di pasaran itu di atas Rp100 ribu, tapi daging Bulog itu dijual Rp80 ribu. Itu diserbu. Memang dagingnya bukan daging sapi, tapi daging kerbau," katanya saat ditemui di lingkungan kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Dia mengatakan, daging yang dijual oleh Bulog bukanlah daging kerbau yang biasa digunakan masyarakat untuk bertani. Kerbau ini diimpor dari India dan merupakan jenis kerbau ternak, sehingga memiliki tekstur lebih lembut.

"Kebetulan kerbaunya ini kita impor dari India. Kerbaunya ini bukan seperti kerbau yang ada di Indonesia yang dipakai untuk membajak sawah, tapi kerbau ternak. Jadi di India sana diternak. Kita impor langsung dari India," katanya.

Harga produk Bulog lainnya cukup kompetitif. Naning menyebut selisih harga produk premium mereka dibanding brand lainnya bisa mencapai 10 persen karena pihaknya mengacu kepada harga di masyarakat. Dirinya mencontohkan bila Gula Manis Kita dijual dengan harga Rp12.500, kemudian Terigu Kita Rp9 ribu.

"Kalau seperti beras (produk lain) sudah mencapai kisaran Rp12 ribu hingga Rp13 ribu, kalau kami Rp11 ribu. Insya Allah lebih murah sekitar 10 persen karena kita mengacu pada harga masyarakat, karena produk yang kita jual itu barang premium kepada semua kalangan," katanya.


Editor : Tuty Ocktaviany