Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dukung Ekonomi Kerakyatan, Penyaluran KUR Bank Mandiri Sentuh Rp41 Triliun hingga Desember 2025
Advertisement . Scroll to see content

Optimalkan Digitalisasi, Pelaku Kreatif Potensial Berkembang ke Pasar Luar Negeri 

Selasa, 25 Oktober 2022 - 08:29:00 WIB
Optimalkan Digitalisasi, Pelaku Kreatif Potensial Berkembang ke Pasar Luar Negeri 
Pelaku kreatif harus manfaatkan digitalisasi (Foto:
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia lebih dari dua tahun. Kini, sudah saatnya pelaku kreatif bangkit berkreasi mengembangkan produk hingga pasar luar negeri.

Bangkit dari pandemi dan tumbuh lebih kuat menjadi dambaan setiap pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, dan menengah (UMKM), maupun besar. Perubahan gaya hidup akibat perkembangan teknologi semestinya bisa menjadi celah bagi mereka yang ingin naik kelas. 

Bagi UMKM yang ingin melebarkan sayap usaha ke mancanegara, kini bisa dilakukan dengan go digital. Sementara, ekosistem digitalnya terus bertumbuh, pelaku UMKM harus bisa meningkatkan literasi digitalnya.

Dwi Suprayogi selaku Jawara Internet Sehat 2022 Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan, pelaku UMKM harus mengenali berbagai jenis dan produk usaha lokal yang berpotensi tembus pasar global.

Menurutnya, beberapa jenis produk atau usaha lokal potensial dilempar ke pasar global, seperti kerajinan, kuliner, fashion, pariwisata, dan interior.

Lalu, bagaimana caranya agar produk ini bisa masuk ke pasar global? Pertama yang bisa dilakukan adalah bangun relasi agar mendapat akses ekspor. Selain itu, bisa juga dengan memanfaatkan platform media sosial untuk membangun presensi brands secara daring. Manfaatkan pula loka pasar untuk promosi produk, seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, atau Bukalapak.

"Yang perlu diperhatikan sebelum menuju go global yaitu pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar global. Pastikan utamakan kualitas dan kuantitas produk. Terapkan 4P marketing (product, price, place, dan promotion),” ujar Dwi melalui keterangannya.

Terkait kecakapan digital, senior trainer dan psikolog Hellen Citra Dewi menyampaikan materi dengan judul ‘Bisnis Naik Kelas di Era Digital’. Menurut dia, perkembangan internet dan media sosial telah mengubah gaya hidup masyarakat. Semua aktivitas kini beralih menggunakan transaksi digital. Dalam dunia bisnis pun, orang sudah beranjak ke digitalisasi keuangan dan promosi daring. 

Lantas bagaimana UMKM memanfaatkan era digital ini agar tidak kalah dengan lainnya? Salah satu upaya yang bisa dicoba yaitu dengan memanfaatkan iklan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Jika sumber daya memungkinkan bisa menggunakan KOL atau pemengaruh. Bisa juga menjual produk lewat lokapasar. Yang penting kuncinya adalah konsisten dalam promosi digital.

"Media sosial dan lokapasar cukup efektif dalam memasarkan semua produk dan memudahkan untuk berinteraksi langsung dengan konsumen,” kata Hellen.

Sementara itu, Fajar Eri Dianto selaku Ketua Umum Relawan TIK mengatakan, ada beragam tantangan bagi UMKM yang ingin go international, misalnya penguasaan teknologi digital, belum menemukan platform digital yang sesuai, sampai pemilihan strategi pemasaran.

Namun sebelum itu, lanjutnya, suatu usaha atau UMKM perlu meningkatkan skala usahanya terlebih dahulu (scale up). Bagaimana caranya untuk scale up? Amati kompetitor, fokus pada tujuan, perkuat tim, jangan kompromi soal kualitas, dan bangun personal branding.

"Barulah setelah itu UMKM dikatakan siap go digital atau internasional. Kuncinya adalah penguasaan literasi digital, produk dengan kualitas yang mampu bersaing, brand image produk kuat, kecepatan respons terhadap pemenuhan, kreatif dan inovatif, serta berkolaborasi dengan
mitra,” ujar dia.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif. 

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut