Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Baru! Anak Muda Lebih Pilih Parfum Tahan Lama daripada Merek Mewah
Advertisement . Scroll to see content

Rahasia di Balik Pembuatan Parfum, Parfumer Prancis Bongkar Semuanya di Sini!

Rabu, 30 September 2026 - 10:14:00 WIB
Rahasia di Balik Pembuatan Parfum, Parfumer Prancis Bongkar Semuanya di Sini!
Perfumer asal Prancis, Pauline Ginisty, mencium aroma dalam sesi fragrance showcase pada acara “Inside the Brain of a Perfumer”. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Parfum selama ini mungkin dikenal sebagai produk yang digunakan untuk membuat tubuh atau ruangan terasa lebih harum. Namun, di balik aroma yang tercium, ada proses kreatif yang membuat setiap fragrance memiliki karakter berbeda.

Menciptakan suatu parfum ternyata bukan sekadar mencampurkan sejumlah bahan dengan aroma yang dianggap menyenangkan. Seorang perfumer harus menerjemahkan sebuah gagasan menjadi karakter aroma yang sesuai, sekaligus mempertimbangkan bagaimana fragrance tersebut akan diterima oleh konsumen.

Hal itu diungkapkan perfumer asal Prancis, Pauline Ginisty, saat membahas proses kreatif di balik pembuatan fragrance dalam acara 'Inside the Brain of a Perfumer' di The Summit Club, WTC Sudirman, Jakarta.

Para peserta mengeksplorasi karakter aroma secara langsung melalui fragrance showcase dalam acara “Inside the Brain of a Perfumer”. (Foto: Istimewa)
Para peserta mengeksplorasi karakter aroma secara langsung melalui fragrance showcase dalam acara “Inside the Brain of a Perfumer”. (Foto: Istimewa)

Menurut Pauline, proses tersebut dimulai dari sebuah konsep. Konsep kemudian diterjemahkan menjadi karakter olfactive atau karakter aroma tertentu hingga akhirnya menjadi fragrance yang bisa digunakan dalam sebuah produk.

Artinya, aroma parfum yang tercium ketika seseorang menyemprotkannya merupakan hasil dari berbagai pertimbangan. Perfumer perlu memahami gagasan yang ingin disampaikan, karakter aroma yang hendak dibangun, hingga kebutuhan pasar.

"Industri fragrance di Indonesia saat ini berada di posisi yang sangat bagus dengan pertumbuhan yang menjanjikan. Saya melihat pelaku industri di sini memiliki ketertarikan yang tinggi dan sangat terbuka terhadap inovasi," ujar Pauline Ginisty dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).

Dia menilai kondisi tersebut membuka peluang bagi industri fragrance Indonesia untuk terus mengeksplorasi berbagai karakter aroma. Terlebih, pasar Indonesia memiliki karakter yang dinamis dan kaya sehingga tren fragrance dapat terus berkembang.

"Saya sangat antusias dan siap menguji serta mengantisipasi berbagai peluang maupun tren yang akan datang di industri platform dan wewangian, terutama di Indonesia yang karakternya begitu kaya dan dinamis," katanya.

Salah satu bagian menarik dari proses tersebut adalah bagaimana fragrance berkaitan dengan emosi. Aroma tertentu dapat membangun kesan atau suasana yang berbeda bagi orang yang menciumnya.

Karena itu, seorang perfumer tidak hanya memikirkan apakah sebuah aroma terasa harum. Mereka juga harus memikirkan karakter dan pengalaman seperti apa yang ingin muncul ketika aroma tersebut digunakan.

Pemahaman itu semakin terasa ketika peserta dalam kegiatan tersebut mengikuti fragrance showcase. Mereka dapat mengeksplorasi berbagai karakter aroma secara langsung sekaligus melihat bagaimana sebuah fragrance dikembangkan dari sebuah konsep.

Bagi konsumen, proses tersebut mungkin tidak terlihat. Ketika membeli parfum, perhatian biasanya tertuju pada aroma yang paling disukai. Padahal, aroma yang akhirnya berada dalam botol telah melewati proses kreatif yang mempertimbangkan banyak hal.

Brand Experience Manager Chemarome, Dinda, mengatakan pemahaman mengenai proses tersebut juga penting bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan produk fragrance.

"Kami ingin membawa proses di balik perfumery lebih dekat kepada industri di Indonesia. Bukan hanya tentang aroma yang disukai atau tidak disukai, tetapi tentang bagaimana sebuah fragrance dibangun melalui kreativitas, pemahaman terhadap market, dan expertise seorang perfumer," ujar Dinda.

Dengan semakin dekatnya fragrance dengan keseharian masyarakat, proses di balik pembuatannya menjadi hal yang menarik untuk diketahui. Sebab, setiap aroma yang muncul dari parfum bukan hanya soal bahan yang menghasilkan wangi, tetapi juga bagaimana seorang perfumer membangun karakter melalui penciuman, kreativitas, dan pemahaman terhadap konsumen.

Chemarome Indonesia berencana melanjutkan kegiatan edukasi mengenai fragrance secara rutin, termasuk membuka kemungkinan menghadirkan perfumer asal Prancis lainnya. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan lebih jauh proses kreatif yang selama ini berada di balik botol parfum.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut