Tren Baju Lebaran 2026 ala Gen Z, Kebaya Encim Style Anti-Mainstream!
JAKARTA, iNews.id — Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, tren busana Lebaran di kalangan Gen Z mulai menunjukkan arah yang berbeda. Tak lagi terpaku pada potongan klasik, generasi muda kini lebih berani mengeksplorasi desain lintas budaya yang terasa segar, modern, dan anti-mainstream.
Fenomena ini terlihat dalam bazar busana kurasi lokal Locapop yang digelar di Lantai 5 AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada 28 Januari hingga 1 Februari 2026. Sebanyak 65 jenama lokal hadir membawa koleksi yang tak hanya relevan dengan momen Lebaran, tetapi juga merepresentasikan selera Gen Z yang dinamis.
Head Creative Locapop, Eras Pragitha, mengatakan tren Lebaran 2026 didominasi oleh eksplorasi desain kebaya Janggan dengan sentuhan oriental. Potongan asimetris dan siluet modern menjadi pembeda yang membuat kebaya tampil lebih edgy.
"Kalau dilihat, banyak brand mulai mengangkat model Janggan yang terinspirasi dari kebaya Chinese. Ada pengaruh cheongsam yang diolah jadi atasan atau tunik, dengan cutting asimetris. Ini lagi hype di Gen Z," ujar Eras dalam keterangan resminya, Jumat (30/1/2026).
Tak hanya dari segi desain, pilihan warna juga menjadi ciri khas tren Lebaran Gen Z tahun ini. Warna-warna lembut dan cerah mendominasi, mulai dari putih, soft yellow, hingga mahogany.
"Untuk Raya, Gen Z cenderung memilih warna soft dan terang. Putih masih mendominasi, lalu ada kuning lembut sampai mahogany," jelas Eras.
Pilihan warna tersebut dinilai memberi kesan bersih, segar, sekaligus mudah dipadupadankan untuk berbagai agenda Lebaran, mulai dari salat Id hingga silaturahmi keluarga.
Menariknya, tren belanja Gen Z menjelang Lebaran tak hanya berfokus pada busana hari raya. Kebutuhan untuk mudik dan aktivitas selama libur panjang juga ikut memengaruhi pilihan fashion.
Menurut Eras, Gen Z biasanya mulai mempersiapkan pakaian sejak mendekati Ramadhan, bukan hanya untuk Lebaran, tetapi juga untuk acara buka puasa bersama hingga perjalanan mudik.
"Kalau mudik, yang dicari bukan cuma baju Lebaran. Baju tidur juga penting karena dipakai selama perjalanan dan di kampung halaman" katanya.
Bahan nyaman seperti rayon menjadi favorit untuk baju tidur karena ringan, adem, dan hadir dengan motif ceria seperti bunga, garis, hingga warna-warna playful yang terasa youthful. Sementara untuk perjalanan, airport outfit berbahan katun linen dan knit masih menjadi incaran karena nyaman dipakai di mobil maupun pesawat.
Selain menampilkan tren, Locapop juga menjadi ruang eksperimen bagi brand lokal, terutama jenama baru yang ingin menjajal pasar offline. Beberapa brand seperti Metrikel dan Simply tercatat baru pertama kali bergabung untuk melihat respons langsung dari pengunjung.
"Banyak brand baru yang tertarik ikut karena ingin tahu bagaimana performa mereka di event offline. Ini jadi semacam test market," ujar Eras.
Dengan tren desain yang berani, warna yang lembut, serta fokus pada kenyamanan, busana Lebaran 2026 ala Gen Z menunjukkan bahwa hari raya bukan lagi soal tampil formal semata, tetapi juga soal mengekspresikan gaya personal dengan cara yang lebih segar dan relevan dengan zaman.
Editor: Muhammad Sukardi