Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aksesori Asal Korea Selatan Bawa Sentuhan Seoul ke Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

365 Ribu Orang Indonesia Liburan ke Korsel pada 2025, Ini yang Diburu!

Jumat, 18 September 2026 - 11:43:00 WIB
365 Ribu Orang Indonesia Liburan ke Korsel pada 2025, Ini yang Diburu!
Salah satu lokasi wisata di Korea Selatan. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Korea Selatan semakin menjadi destinasi favorit wisatawan Indonesia. Bukan sekadar tren sesaat karena demam K-Pop dan K-drama, jumlah masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Negeri Ginseng terus meningkat hingga mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Data Korea Tourism Organization (KTO) menunjukkan sebanyak 365.596 wisatawan Indonesia berkunjung ke Korea Selatan sepanjang 2025. Angka tersebut menjadi jumlah kunjungan tertinggi wisatawan Indonesia ke Korea dalam sejarah.

Jumlah tersebut juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 336.185 wisatawan. Dengan capaian itu, Indonesia menjadi negara penyumbang wisatawan terbesar keempat dari kawasan ASEAN dan berada di posisi kesembilan secara global pada 2025.

Lantas, apa yang membuat orang Indonesia semakin tertarik berlibur ke Korea Selatan?

Tak Sekadar Seoul dan K-Pop

Selama ini, Korea Selatan memang lekat dengan budaya populer seperti K-Pop, drama Korea, kuliner hingga tren kecantikan. Namun, pilihan pengalaman wisata yang ditawarkan kepada wisatawan Indonesia kini semakin luas.

KTO mencatat sejumlah tema wisata yang terus dikembangkan untuk pasar Indonesia, mulai dari Hallyu atau Korean Wave, Muslim-friendly Tourism, Medical & Wellness Tourism, Educational Tourism, hingga MICE Tourism.

Artinya, wisatawan Indonesia tidak hanya datang untuk mengunjungi lokasi yang berkaitan dengan idol atau drama favorit. Korea Selatan juga menawarkan pengalaman budaya, kesehatan, edukasi hingga perjalanan bisnis dan incentive.

KTO Jakarta menyebut keragaman produk tersebut dapat membantu travel agent menyusun itinerary yang lebih bervariasi bagi wisatawan Indonesia.

“Kami berharap semakin beragamnya produk yang diperkenalkan dapat membantu travel agent mengembangkan itinerary yang lebih bervariasi, tidak hanya dengan mengandalkan destinasi populer, tetapi juga pengalaman budaya, K-content, wellness, edukasi, hingga perjalanan bisnis dan incentive,” kata Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Kim Jisun di acara Korea Travel Mart 2026, Kamis (17/9/2026).

Wisata Ramah Muslim Jadi Perhatian

Salah satu tema yang semakin mendapat perhatian adalah Muslim-friendly Tourism.

Hal ini menjadi relevan bagi pasar Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim. Korea Selatan pun dalam beberapa tahun terakhir memperluas promosi wisata yang dapat mengakomodasi kebutuhan wisatawan Muslim, termasuk pilihan makanan dan fasilitas yang mendukung perjalanan.

Selain itu, pengalaman budaya dan K-content juga tetap menjadi bagian penting dari daya tarik Korea Selatan bagi wisatawan Indonesia.

Budaya populer Korea membuat banyak wisatawan ingin merasakan secara langsung berbagai pengalaman yang sebelumnya mereka kenal melalui layar. Mulai dari kuliner, budaya, hingga tempat-tempat yang berkaitan dengan industri hiburan Korea.

Wellness hingga Wisata Edukasi

Pilihan lainnya adalah medical and wellness tourism. Segmen ini menawarkan pengalaman perjalanan yang berkaitan dengan kesehatan, perawatan diri, dan kebugaran.

Sementara itu, educational tourism memberikan alternatif bagi wisatawan yang ingin menggabungkan perjalanan dengan pengalaman belajar.

Korea Selatan juga mengembangkan sektor MICE atau perjalanan untuk pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran. Dengan demikian, perjalanan ke Korea tidak hanya dilakukan untuk liburan keluarga atau bersama teman, tetapi juga dapat dikemas untuk kebutuhan bisnis dan kelompok.

Tren Masih Berlanjut pada 2026

Tingginya jumlah kunjungan pada 2025 ternyata masih berlanjut pada tahun berikutnya.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, KTO mencatat 259.491 kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea Selatan. Angka tersebut membuat Indonesia naik menjadi pasar wisatawan terbesar ketiga di ASEAN pada periode tersebut.

KTO pun menargetkan sebanyak 425.000 wisatawan Indonesia berkunjung ke Korea Selatan sepanjang 2026.

Data tersebut menunjukkan bahwa ketertarikan wisatawan Indonesia terhadap Korea Selatan tidak hanya bertumpu pada satu jenis perjalanan. Semakin banyak pilihan pengalaman yang ditawarkan, semakin luas pula alasan wisatawan Indonesia memasukkan Korea Selatan ke dalam daftar tujuan liburan mereka.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut