4 Hutan Terindah di Dunia, Dragon's Blood Mirip di Luar Angkasa
JAKARTA, iNews.id - Hutan menutupi 31 persen permukaan daratan Bumi, dan ada tiga tipenya yaitu tropis, iklim sedang, dan boreal (taiga). Dari berbagai hutan di dunia, banyak yang terlihat indah dan wajib dilihat sekali dalam seumur hidup Anda.
Sebut saja Pa Phru Tha Pom Khlong Song Nam di Thailand, Hutan Pelangi Eucalyptus di Hawaii, dan lainnya. Hutan dengan pemandangan unik ini terlihat indah.
Lantas, apa saja deretan hutan terindah di dunia yang wajib dikunjungi sekali dalam seumur hidup Anda? Berikut ulasan iNews.id, seperti dikutip melalui Insider, Rabu (26/9/2018).
1. Pa Phru Tha Pom Khlong Song Nam, Thailand

Nama Tha Pom Khlong Song Nam berarti "two-water canal". Hutan ini dikenal sebagai Pusat ekologi yang memiliki pohon bakau yang menarik serta air biru nan cantik. Warna airnya yang indah ini diakibatkan karena air laut bercampur dengan air tawar pada titik-titik tertentu saat siklus air pasang.
2. Tsingy de Bemaraha Strict Nature Reserve, Madagascar

Tsingy merupakan hutan batu Madagaskar yang menawarkan salah satu pemandangan paling unik di dunia. Medan terjal yang ada di sini terbuat dari formasi karst (batu kapur berpori yang terbentuk karena air hujan). Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, Tsingy juga merupakan rumah bagi sejumlah hewan langka yang terancam punah. Termasuk di dalamnya terdapat 11 spesies lemur dan beberapa spesies endemik, seperti tikus hutan.
3. Dragon's Blood Forest di Socotra, Yaman

Pada pandangan pertama, Anda mungkin Anda tidak mengira hutan ini berada di, terletak di kepulauan Socotra. Hutan ini terpisah dari daratan Arabia 34 juta tahun lalu, untuk memiliki lanskap seperti di luar angkasa. Bahkan, 37 persen dari flora Socotra tidak ditemukan di tempat lain di dunia.
4. Hutan Pelangi Eucalyptus, Hawaii, Amerika Serikat

Pohon-pohon eukaliptus ini terlihat seperti pelangi karena kulit kayunya terlihat seperti dicat. Lapisan kulit dalam pohon akan terlihat ketika lapisan luar mengelupas. Cairan getah hijaunya memudar dari waktu ke waktu dan menghasilkan berbagai warna cerah magis seperti pelangi.
Editor: Vien Dimyati