5 Destinasi Terbaik Maroko, Masjid Hassan II Paling Diincar Traveler
JAKARTA, iNews.id - Maroko adalah negara yang penuh dengan hal-hal spektakuler. Anda dapat naik unta di padang pasir, menikmati masakan tradisional, mengunjungi Masjid Hassan II, kemping di Gurun sahara dan lainnya. Di sana, semua impian pengembara Anda bisa menjadi kenyataan.
Kemping di Gurun Sahara dapat menjadi pengalaman yang mengesankan. Anda tidur di tenda Badui di padang gurun Erg Chebbi atau Erg Chigaga sambil melihat bintang-bintang. Lalu keesokan harinya bangun dengan melihat matahari terbit yang sangat indah.
Lantas, destinasi apa saja yang menarik untuk dikunjungi traveler ketika di Maroko? Berikut ini lima hal yang harus Anda lakukan saat berkunjung ke Maroco, seperti dirangkum iNews.id, dari Fodors, Sabtu (24/02/2018).
Jalan-jalan naik unta
Menunggangi unta menjelajahi bukit pasir bergelombang dan melihat kasbah yang ditinggalkan dari padang pasir menjadi pengalaman mengesankan. Di sini, Anda akan serasa berada di sebuah wilayah magis yang diabadikan dalam film dan fiksi. Anda dapat menunggang unta di Marrakesh (dekat Taman Menara) dan di pantai Essaouira.
Kemping di Gurun Sahara
Untuk pengalaman sekali dalam seumur hidup, pergi ke dunia pengembara Berber untuk menjelajahi bukit-bukit Sahara. Anda dapat mengikuti tur semalam untuk tinggal di tenda Badui di padang gurun Erg Chebbi atau Erg Chigaga. Tidur di bawah bintang-bintang akan jadi pengalaman tidak terlupakan dan keesokannya bangun dengan melihat matahari terbit yang terlihat indah.
Kunjungi Masjid Hassan II
Masjid Hassan II merupakan salah satu masjid terbesar di dunia yang dapat menampung hingga 25.000 orang. Masjid ini dikenal dengan keindahan arsitekturnya, hampir semua sudut masjid terdapat ukiran. Dindingnya dihiasi dengan kaligrafi dan mozaik-mozaik dengan bahan dasar marmer warna-warni. Maroko dikenal sebagai salah satu negara dengan komunitas Muslim terbesar di Benua Afrika.
Berfoto di Blue Town of Chefchaouen
Blue Town of Chefchaouen didirikan pada abad 15 oleh orang-orang buangan Spanyol, desa Chefchaouen, di kaki Pegunungan Rif. Blue Town of Chefchaouen dianggap sebagai salah satu tempat paling indah di Maroko. Di sana, Anda dapat bersantai di bawah pohon rindang yang rimbun di Plaza Uta el-Hamman yang berbatu. Lalu jalan-jalan di lorong Andalusia yang curam, bangunannya berwarna biru cobalt dan biru tua yang menyatu dengan atap bertingkat, wanita pink, bunga violet, dan karpet wol merah menciptakan warna indah.
Belajar membuat Tagine Maroko
Tagine adalah makanan khas maroko yang harus dicoba. Tagine adalah alat masak sekaligus tempat penyajian. Tagine terbuat dari tanah liat, bahan keramik yang berbentuk gerabah berglasir lalu tutupnya berbentuk kerucut. Tagine memiliki beragam jenis, seperti tagine daging kambing, daging sapi, ayam, atau sayuran. Anda dapat belajar membuat Tagine di Maroko. Tempat terbaik untuk belajar adalah Jam Kafe di Marrakesh, Fez, atau Khadija's Kuzina dan Madada di Essaouira.
Editor: Vien Dimyati