Ada Dunia JUMBO di Ancol, Wamen Ekraf Soroti Peluang Baru Industri Kreatif
JAKARTA, iNews.id - Dunia film animasi JUMBO kini hadir di luar layar bioskop. Bekerja sama dengan Discovery Ancol Hotel, Visinema menghadirkan sejumlah pengalaman bertema JUMBO yang memungkinkan keluarga menikmati dunia film tersebut secara langsung.
Kehadiran dunia JUMBO di Ancol mendapat sorotan dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar.
Dia melihat kolaborasi tersebut sebagai contoh bagaimana intellectual property (IP) lokal dapat berkembang melampaui medium asalnya dan membuka peluang baru bagi industri kreatif Indonesia.

Menurut Irene, pengembangan IP tidak harus berhenti pada film, musik, game, atau bentuk karya awalnya. IP dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan subsektor lain sehingga menciptakan pengalaman sekaligus nilai ekonomi yang lebih luas.
"Kolaborasi ini menunjukkan Intellectual Property (IP) Indonesia dapat terus berkembang melampaui medium asalnya, lintas subsektor dan menghadirkan dampak yang lebih luas," kata Irene Umar dalam peluncuran kolaborasi tersebut, Senin (21/9/2026).
"Ketika IP lokal dihadirkan dalam berbagai pengalaman yang dekat dengan masyarakat, kita bukan hanya memperkuat ekosistem kreatif nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan," tambahnya.
Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana karakter dan cerita dari film dapat dibawa ke ruang yang lebih dekat dengan aktivitas keluarga. Dunia JUMBO di Discovery Ancol Hotel dikemas melalui instalasi dan aktivitas tematik yang terinspirasi dari berbagai elemen dalam film.
Pengunjung dapat menjelajahi Kampung Seruni serta sejumlah lokasi ikonik seperti Ruang Tamu Oma, Kamar Don, dan Sepeda Nurman. Pengalaman tersebut juga dilengkapi dengan makanan dan minuman bertema JUMBO.
Kehadiran konsep tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang film JUMBO setelah mencatat lebih dari 10,2 juta penonton di Indonesia. Film animasi tersebut juga disebut menjadi film animasi dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa di Asia Tenggara dan telah mendapatkan hak tayang di lebih dari 40 negara.
Tak hanya di Indonesia, JUMBO juga berhasil masuk jajaran enam besar box office Korea Selatan. Capaian tersebut memperlihatkan jangkauan IP JUMBO yang semakin luas, sekaligus membuka ruang untuk mengembangkan pengalaman baru di luar film.
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, turut menilai kehadiran dunia JUMBO dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk bermain dan berimajinasi bersama keluarga.

"Anak-anak memiliki hak untuk bermain, berkreasi, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman serta mendukung perkembangan mereka," kata Veronica.
"Kehadiran dunia JUMBO di Discovery Ancol Hotel menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menghadirkan ruang aman, menyenangkan, sekaligus mendorong imajinasi, interaksi keluarga, dan pengalaman belajar yang positif bagi anak," sambungnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Marina Ancol Green Hotel, Peni Rahmawati, mengatakan kolaborasi dengan Visinema merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman menginap yang dapat menciptakan kenangan bagi keluarga.
"Bersama Visinema, kami menghadirkan Dunia JUMBO sebagai ruang bagi keluarga untuk menikmati momen kebersamaan melalui imajinasi, petualangan, dan kehangatan yang menjadi jiwa dari film ini," kata Peni.
Founder & CEO Visinema Group, Angga Dwimas Sasongko, mengatakan JUMBO bagi Visinema bukan sekadar film, tetapi juga ruang untuk merayakan mimpi anak dan kebersamaan keluarga.
Kehadiran dunia JUMBO di Ancol menjadi salah satu contoh bagaimana IP dari industri kreatif dapat dikembangkan menjadi pengalaman lintas subsektor, sekaligus mempertemukan dunia hiburan, pariwisata, dan aktivitas keluarga dalam satu ruang.
Editor: Muhammad Sukardi