Asyiknya Keliling Gili Trawangan Naik Cidomo sambil Berburu Sunset
LOMBOK, iNews.id - Travelling ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), belum lengkap tanpa mengunjungi Gili Trawangan. Pulau Eksotis ini berada di sebelah laut Lombok.
Berada di pulau ini, ada banyak hal yang dapat dieksplor, mulai dari scuba diving, snorkeling, melihat terumbu karang dari bottom glasses, hingga menikmati suasana pantai sambil duduk di kafe-kafe bergaya internasional sambil berburu sunset.
Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Gili Trawangan, yaitu naik Cidomo. Ini merupakan alat transportasi semacam delman (kereta kuda).
Berkeliling naik Cidomo di pinggir pantai menjadi pengalaman mengasyikan bagi wisatawan. Di sana tidak ada kendaraan bermotor, hanya ada Cidomo dan sepeda. Memang di sini merupakan area bebas asap polusi. Jadi, Anda tak perlu khawatir dengan asap kendaraan.
Agus Nursan salah satu pengemudi Cidomo mengatakan, Cidomo menjadi transportasi satu-satunya di Gili Trawangan. Bahkan, di sini hanya ada 32 kuda yang menarik kereta. Tidak ada penambahan lagi.

"Ini menjadi daya tarik Gili Trawangan. Membawa turis berkeliling ke setiap sudut pulau ini," kata Agus kepada iNews.id, Gili Trawangan, Lombok, Kamis (21/2/2019).
Dalam satu kereta kuda ini, maksimal mengangkut empat penumpang. Untuk harga juga bervariasi, mulai dari Rp150.000 hingga Rp300.000. Kuda-kudanya juga terlihat kuat dan sehat. Ya, itu dikarenakan kuda-kuda di sini terawat dengan baik.
"Hasil pendapatan dari Cidomo ini akan dibagi tiga. Untuk pengemudi, pemilik, dan kuda. Kuda butuh treatment. Salah satunya mendapatkan rumput terbaik, dan vitamin lainnya. Makanya kuda di sini selalu fit, sudah jinak, dan terlatih," kata Agus.
Naik Cidomo, Anda akan melihat pelosok-pelosok Gili Trawangan yang eksotis. Selain itu, jangan lewatkan untuk berselfie ria dengan kuda. Ini bisa menjadi foto yang instagenik.
Tertarik menaiki Cidomo, Anda bisa mendapatkan dengan mudah di sepanjang jalan Gili Trawangan. Cidomo ini akan selalu berkeliling. Bentuk keretanya bervariasi dan berwarna-warni. Anda juga bisa memilih ingin menaiki kuda berwarna apa. Ada kuda yang berwarna putih, coklat, hingga hitam.
Setelah puas menaiki Cidomo, Anda bisa duduk santai di pinggir pantai sambil berburu sunset. Perlu diketahui, Gili Trawangan merupakan lokasi yang ideal.
Tempat ini bisa ditempuh dari Padang Bai dan Bali melalui Pelabuhan Bangsal Pemenang, Lombok. Pilihan penyeberangannya beragam, dari privat sampai menggunakan kapal feri biasa.
Suasana yang ditawarkan begitu identik. Kafe-kafe bergaya internasional berpadu dengan kehidupan warga lokal. Bersama dengan Gili Meno dan Gili Air, Gili Trawangan adalah tiga gugusan pulau kecil di sebelah utara Lombok, sekitar 18 kilometer dari Senggigi.
Kunjungan ke Gili Trawangan ini dalam rangka melihat secara langsung kondisi terkini kawasan Lombok dan destinasi wisata yang terdampak gempa. Sekaligus menjadi ajang Sosialisasi Promosi Pariwisata pada Media Nasional di Lombok bersama Kementerian Pariwisata yang dilakukan sejak 20 hingga 22 Februari 2019.
Editor: Tuty Ocktaviany