Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bincang Bicara Jadi Forum untuk Perkuat Keberlanjutan Event Kreatif di Jawa Barat
Advertisement . Scroll to see content

Destinasi Super Prioritas Likupang Perkuat Kearifan Lokal untuk Pikat Wisatawan

Rabu, 22 Juli 2020 - 14:44:00 WIB
Destinasi Super Prioritas Likupang Perkuat Kearifan Lokal untuk Pikat Wisatawan
Persiapan Likupang menyambut wisatawan (Foto : Kemenparekraf)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak akibat Covid-19. Inovasi terus dilakukan untuk membangkitkan kembali pariwisata daerah.

Salah satunya, pariwisata di Likupang, Sulawesi Utara. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong penguatan kearifan dan tradisi lokal sebagai salah satu upaya pengembangan destinasi super prioritas Likupang dan Sulawesi Utara pada umumnya. Tujuannya untuk daya tarik bagi wisatawan.

Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan mengatakan, kearifan dan tradisi lokal merupakan hal penting untuk mempromosikan potensi wisata yang ada.

Likupang Rebound merupakan program pendampingan dari Kemenparekraf/Baparekraf untuk membangun destinasi yang siap dikunjungi dan dinikmati wisatawan sekaligus membangun motivasi bagi pelaku dan pengelola pariwisata di Sulawesi Utara, khususnya terkait pandemi Covid-19.

"Gunakan local wisdom dan local content di Sulawesi Utara sebagai suatu main core untuk dikunjungi. Misalnya, belum ke Manado jika belum makan Bubur Manado," kata Wawan Gunawan, dalam "Rakor Likupang Rebound" di Manado, Sulawesi Utara, Selasa (21/7/2020).

Menurut Wawan, dengan penguatan kearifan lokal yang ada, pemerintah setempat dapat merumuskan bentuk atraksi dan potensi ke dalam paket wisata yang terintegrasi.

"Jadi nanti ada komponen wisata alam, bahari, buatan, serta bisa mengakomodir industri ekonomi kreatif, kuliner dan mengangkat nilai kearifan lokal dari Sulawesi Utara," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Henry Kaitjily menuturkan, pihaknya terus menggali dan mempersiapkan Kawasan Likupang sebagai destinasi wisata super prioritas.

"Memang Likupang ini punya potensi keindahan besar yang harus terus digarap. Kita harapkan beberapa bulan ke depan ada perkembangan dan terus kita update ke pemerintah pusat," ujar Henry.

Terkait kondisi pariwisata di Sulawesi Utara, Henry mengatakan, sama seperti daerah lain, pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor yang paling terdampak dari Covid-19. Di Kota Manado, tercatat ada 3.600 pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak.

Begitu juga dengan daerah lain, di Sulawesi Utara di mana kunjungan wisatawan menurun drastis. Kondisi itu kemudian dimanfaatkan oleh para pekerja dan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mempersiapkan kembali destinasi agar dapat dikunjungi wisatawan dengan aman dan nyaman dalam masa adaptasi kebiasaan baru.

"Kita siap terkait rencana pembukaan kembali destinasi pariwisata di Sulawesi Utara," kata Henry.

Usai rakor, kegiatan "Likupang Rebound" akan berlanjut hingga Jumat (24/7/2020). Yakni dengan kegiatan peninjauan dan bersih-bersih lokasi wisata di Likupang dan sekitarnya. Kemenparekraf/Baparekraf mendedikasikan alat-alat kebersihan serta sarana yang dibutuhkan untuk menjalankan program ini.

Di antaranya adalah alat pendukung kebersihan, kesehatan, dan keamanan, fasilitas kebersihan seperti wastafel dan tempat sampah, thermo gun, P3K dan disinfektan, papan signage sapta pesona, dan papan protokol kesehatan.

Diketahui, Likupang merupakan salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas yang sedang dikebut dan dimaksimalkan pembangunan pariwisatanya. Selain Likupang, ada empat Destinasi Super prioritas lainnya, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut