Eksotisme Air Terjun Boni Taukrubu, Struktur Bebatuannya Terlihat Unik
JAKARTA, iNews.id - Kabupaten Kupang memiliki banyak potensi wisata yang luar biasa indah. Tak hanya wisata pantai, wisata air terjun di kota julukan 'kasih' ini juga menakjubkan. Salah satunya Air Terjun Boni Taukrubu yang berada di Kelurahan Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Terdapat tiga air terjun di lokasi ini. Air terjun pertama masih sangat alami dan belum tersentuh sama sekali, sehingga panoramanya terlihat begitu indah. Suasananya juga sejuk dengan kubangan-kubangan air yang jernih.
Air terjun kedua sudah sering dikunjungi wisatawan. Airnya tidak terlalu dalam sehingga aman untuk berenang. Bentuk batu tempat air mengalir terlihat indah. Sebagian di dindingnya ditumbuhi oleh lumut. Membuat pemandangan di sekitarnya begitu asri.
Air terjun yang ketiga yang paling tinggi. Namun, tidak seluas bagian yang kedua. Dalam foto di bawah merupakan tingkatan ketiga. Karena saat ini Kupang sedang memasuki musim kemarau, debit airnya cukup kecil. Tetapi tetap asyik untuk bermain air. Pastinya instagramable untuk berselfie ria.

"Panas-panas begini cari yang segar-segar memang nikmatnya sungguh sempurna. Untuk teman-teman yang mau ke Air Terjun Boni Taukrubu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dari Kota Kupang dibutuhkan waktu sekitar 30 menit. menuju arah ke Pasar Baun, lurus terus sampai mendapatkan petunjuk masuk sebelah kanan jalan. Untuk medan jalannya sendiri mulus banget, kecuali ketika kita menuruni cabang masuk air terjunnya, cukup licin dan harus berhati-hati. Ayo dolan ke sini," tulis Instagram @ayodolan, dikutip Sabtu (20/4/2019).
Air Terjun Boni Taukrubu ramai dikunjungi pengunjung mulai dari kalangan muda sampai dengan kalangan orangtua. Selain ingin menikmati indahnya air terjun, pengunjung juga bisa bersantai maupun berenang dan bermain air. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Amarasi Barat, tapi juga dari Kota Kupang.
Untuk masuk ke lokasi air terjun membutuhkan perjuangan karena aksesnya tidak mudah. Pengunjung harus melewati jalan terjal yang hanya dibatasi kayu sebagai penahan. Cukup membayar Rp5.000 untuk satu motor, Anda sudah bisa menikmati wisata alam ketiga air terjun ini sekaligus treking melewati Hutan Baun yang adem.
Editor: Vien Dimyati