Eksplor Tempat Terindah di Indonesia, Intip Gua Batu Cermin NTT

Vien Dimyati ยท Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:00 WIB
Eksplor Tempat Terindah di Indonesia, Intip Gua Batu Cermin NTT

Gua batu cermin NTT (Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Ujung timur Indonesia selalu memiliki pesona menakjubkan yang dapat memikat wisatawan. Terutama untuk wisata bahari yang tidak ada tandingannya. Salah satu provinsi yang memiliki destinasi menakjubkan adalah Nusa Tenggara Timur.

Provinsi ini memiliki banyak destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya pantai dan pulau indah, NTT juga memiliki destinasi gua yang terlihat unik dengan bentuknya. Salah satunya gua batu cermin.

Gua Batu Cermin juga disebut Watu Sermeng merupakan gua atau terowongan yang terdapat di bukit batu, Labuan Bajo. Menurut sejarah, gua seluas 19 hektare dengan tinggi 75 meter itu ditemukan oleh Theodore Verhoven, seorang arkeolog Belanda pada 1951.

Atas penemuannya itu, Verhoven punya teori, dulu Pulau Flores adalah dasar laut. Hal itu berdasarkan temuan koral dan fosil satwa laut yang menempel pada dinding gua serta material bebatuan gua yang identik dengan karang dasar laut.

"Tersembunyi dalam formasi batu yang mengesankan, Gua Batu Cermin memukau para pelancong dengan keajaiban cahaya. Sinar matahari dipantulkan oleh beberapa permukaan batu yang mengkilap seperti cermin dan menciptakan suasana magis. Ditemukan oleh arkeolog Belanda pada tahun 1951, tempat ini juga menjadi bukti kuat, Flores pernah berada di bawah permukaan laut. Anda dapat membuat beberapa gambar yang memukau seperti @cherryblossomgurl di sini dan menginspirasi orang lain untuk menjelajahi bagian Nusa Tenggara Timur ini," tulis Instagram @best_indonesia_photos, dikutip Sabtu (23/6/2018).

Gua batu cermin ini benar tampak seperti cermin. Dinding gua dapat memantulkan cahaya matahari sehingga terlihat seperti cermin. Tidak hanya eksotis, gua ini juga menyediakan sejumlah anak tangga yang bisa dinaiki untuk masuk lebih dalam.

Waktu terbaik untuk menjelajahi gua, yakni pada pukul 10.00 sampai 13.00 WITA. Sebab, pendaran cahaya matahari cukup menerangi dinding gua. Sebelum memasuki area gua, Anda harus mendaftar di loket pelayanan pengunjung. Siapkan uang Rp10.000 bagi turis lokal dan Rp20.000 untuk turis mancanegara.

Editor : Vien Dimyati