Hobi dengan Kegiatan Mendaki dan Susur Gua, Intip Tips Wisata di Alam Bebas

Vien Dimyati ยท Rabu, 12 Juni 2019 - 12:55 WIB
Hobi dengan Kegiatan Mendaki dan Susur Gua, Intip Tips Wisata di Alam Bebas

Tips Wisata di Alam Bebas (Foto : Ist)

JAKARTA, iNews.id - Bagi Anda yang menyukai berwisata di tengah alam bebas, tentunya sudah tidak asing dengan menjelajahi pegunungan, susur gua, arung jeram, hingga hutan belantara. Meski terlihat mudah, ada banyak peraturan yang harus dilakukan wisatawan. Jangan pernah meremehkan kekuatan alam saat melakukan kegiatan alam bebas.

Persiapan yang matang baik secara fisik, perlengkapan, dan perbekalan sangat diperlukan. Selain itu, bekali diri dengan pengetahuan-pengetahuan dasar agar bisa mengatasi saat ada kondisi yang kurang menguntungkan.

Perkembangan peralatan dan perlengkapan kegiatan alam bebas, antara lain bisa didapat di International Indonesia Outdoor Festival (IIOutfest) yang tahun ini akan diselenggarakan pada 1-4 Agustus 2019 di Wisma Aldiron, Gatot Subroto, Jakarta.

Event ini juga dapat menjadi ajang menambah pengetahuan dasar kegiatan alam bebas. Baik didapat dari acara-acara resmi di dalamnya, atau lewat perbincangan tidak resmi.

Salah satunya seperti tahun-tahun sebelumnya, IIOutfest menjadi ajang pertemuan para pencinta kegiatan alam bebas. Mulai dari pemula hingga yang sudah senior.

Ingin tahu tips ringan apa saja yang wajib diketahui wisatawan jika ingin travelling ke alam bebas seperti pegunungan, susur gua, hingga arung jeram? Berikut ulasannya dirangkum Rabu (12/6/2019).

Mendaki Gunung

Mendaki gunung dengan persiapan dan perencanaan yang matang akan memberi kenyamanan dan rasa percaya diri. Para senior pencinta alam selalu megingatkan untuk mempelajari keterampilan dasar seperti navigasi dan kemampuan memahami cuaca.

Jangan lupa mempelajari juga cara bertahan di situasi yang tidak memungkinkan. Selain itu, gunakan perlengkapan sesuai dengan standar, dan bawa makanan dan minuman secukupnya.

Vicky Gosal dari Karash Adventure memberikan beberapa tips dasar mendaki gunung.

1. Pastikan menggunakan sepatu yang memiliki grip dan sol karet agar kuat menancap di tanah, mengurangi kemungkinan terpeleset karena licin.
2. Selalu membawa senter. Meski terlihat sepele, alat yang satu ini sangat membantu.
3. Pastikan menggunakan ransel yang tahan air, dan sesuai dengan postur tubuh, agar nyaman ketika dibawa berjam-jam.
4. Bawalah jas hujan. Saat turun hujan, peralatan ini akan berguna, terutama ketika akan tetap melanjutkan perjalanan saat kondisi memungkinkan.
5. Bawalah air minum dalam jumlah lebih banyak. Bekal air yang tak habis akan sangat berguna bagi pendaki lain yang mungkin membutuhkan.

Rafting dan Susur Tebing

Sama dengan gunung, kekuatan alam yang ada di aliran sungai terkadang sulit diprediksi. Karena itu, diperlukan persiapan matang.

Amalia Yunita, Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia memberikan beberapa tipsnya.

1. Pilih operator yang terpercaya, bersertifikat, punya izin operasional, dan menyediakan asuransi.
2. Jangan ragu bertanya hal-hal sepele terkait keselamatan. Mulai dari peralatan pendukung, debit sungai, pemantau ketinggian air, dan sebagainya.
3. Gunakan peralatan sesuai standar keamanan dan cek kembali fungsi peralatan sebelum melakukan kegiatan.
4. Pahami safety talk yang diberikan pemandu sebelum memulai kegiatan, misalnya apa yang harus dilakukan ketika perahu terbalik. Dengarkan instruksi pemandu dan ikuti.

Susur Gua

Saat ini kegiatan susur gua kian diminati masyarakat. Apalagi gua-gua di Indonesia sangat banyak dan indah. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Ketua Asosiasi Wisata Gua Indonesia Cahyo Alkantana memberikan beberapa tips.

1. Selalu ikuti SOP dan dengarkan arahan pemandu.
2. Gunakan peralatan pendukung untuk keamanan seperti helm, dan bawa perlengkapan berstandar yang dibutuhkan.
3. Bukan hanya fisik, mental juga harus dipersiapkan.
4. Disarankan tidak melakukan susur gua saat musim hujan. Dikhawatirkan ada air pasang di dalam gua, apalagi jika gua tersebut berada di dekat aliran air.
5. Banyak penelusuran gua yang mengandalkan cahaya matahari. Di kalangan pencinta susur gua dikenal istilah golden hour, yakni pukul 11.00 - 12.00. Itu saat terbaik untuk mendapatkan pencahayaan di dalam gua. Karena itu, disarankan bergerak masuk sebelum golden hour, dan setelah golden hour segera bergerak ke luar.


Editor : Vien Dimyati