Indahnya Pemandangan Hutan dari Canopy Trail, Jembatan Gantung Eksotis di Bogor
JAKARTA, iNews.id - Jembatan gantung ini menjadi salah satu fasilitas wisata yang ditawarkan Kawasan Wisata Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari jembatan ini, Anda dapat menikmati pemandangan hutan yang asri dari ketinggian.
Terletak sekitar 200 meter dari Stasiun Penelitian Cikaniki, jembatan gantung ini memiliki panjang sekitar 125 meter. Ketinggian jembatan yang lebih dikenal dengan sebutan Canopy Trail ini mencapai 20-25 meter di atas permukaan tanah. Ditopang tujuh pohon besar dan terbuat dari kayu yang diletakkan di antara seling baja dengan anyaman tali tambang untuk berpegangan.
Canopy trail cikaniki diresmikan pada 1998 oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan saat itu, DR. Ir. Muslimin Nasution.
"Pada awalnya jembatan gantung ini dibangun untuk kepentingan penelitian satwa dan tumbuhan yang ada di taman nasional gunung halimun salak. Seiring berjalannya waktu jembatan gantung ini sekarang dibuka untuk umum dan menjadi objek wisata. Terletak sekitar 200 meter dari stasiun penelitian cikaniki, canopy trail ini memiliki panjang 100 meter dengan lebar 0,6 meter berada diatas ketinggian sekitar 25 meter," tulis Instagram @ferri_fadri_14, dikutip Rabu (21/8/2019).
Kapasitas jembatan ini bisa dilalui oleh lima orang. Jika lebih dari itu, harus bergantian. Sebelum mencapai jembatan, Anda harus menaiki tangga terlebih dulu. Panjang tangga sekitar 30 meter. Adrenalin Anda akan terpacu saat berjalan menyusuri jembatan. Cukup mendebarkan, namun seru dan mengasyikkan.
Jembatan selebar 0.6 meter ini awalnya dibangun untuk kepentingan penelitian satwa dan pohon di hutan. Diresmikan pada 1998 oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan DR. Ir. Muslimin Nasution. Selain untuk tujuan riset, Jembatan Tajuk juga menjadi tempat rekreasi alam yang menarik.
Anda bisa menyaksikan rimbunnya pepohon yang di bawahnya mengalir Sungai Cikaniki dengan Curug Macannya yang berair bening dan sejuk, mengamati kehidupan burung dan satwa liar yang tinggal di tajuk pohon. Selain sebagai tempat penelitian vegetasi hutan dan satwa liar, saat ini Canopy Trail menjadi salah satu objek wisata petualangan, ekowisata, dan wisata alam yang di gemari.
Selain Canopy trail, di Taman Nasional Gunung Halimun juga terdapat beberapa objek wisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti Curug Cimantaja, Curug Piit, Curug Cipamulaan, Curug Cihanyawar, dan Curug Citangkolo. Jika Anda ingin menghabiskan waktu beberapa hari di sini, Anda bisa menginap karena di Taman Nasional Gunung Halimun terdapat beberapa homestay.
Editor: Tuty Ocktaviany