Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma
Advertisement . Scroll to see content

Kampanye We Love Bali Pulihkan Citra Positif Pariwisata di Mata Dunia

Senin, 07 Desember 2020 - 11:27:00 WIB
Kampanye We Love Bali Pulihkan Citra Positif Pariwisata di Mata Dunia
Pulihkan Pariwisata melalui We Love Bali (Foto: Kemenparekraf)
Advertisement . Scroll to see content

BALI, iNews.id - Memasuki masa adaptasi baru, pelaku usaha mulai membenahi tempat wisata untuk kembali menyambut wisatawan. Bahkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Pemerintah Provinsi Bali menyelenggarakan program We Love Bali.

Program ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi sekaligus kampanye peningkatan kualitas penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, & Environtment) bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, serta masyarakat di Bali. Kampanye ini juga bertujuan untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan mancanegara untuk berwisata di Indonesia.

Program We Love Bali melibatkan pemangku kepentingan serta masyarakat di Bali untuk meninjau destinasi dan melihat langsung penerapan protokol kesehatan yang dijalankan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

Terdapat berbagai program perjalanan (famtrip) yang masing-masing akan berlangsung selama tiga hari dua malam ke berbagai destinasi di Bali selama periode Oktober hingga Desember 2020.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani mengatakan, melalui kampanye ini diharapkan dapat membentuk safety awareness yang perlahan tercipta dalam pola pikir pelaku usaha pariwisata di Bali dan juga wisatawan.

Awareness untuk menjalankan protokol kesehatan yang penuh kedisiplinan sehingga dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Khususnya di Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.

"Diharapkan industri pariwisata di Bali mulai bergerak dan semangat untuk kembali berkarya sekaligus memberikan edukasi dalam mengimplementasikan protokol kebiasaan baru bagi pelaku usaha pariwisata, masyarakat pengelola destinasi wisata, dan masyarakat umum yang mengikuti kegiatan tersebut," kata Rizki Handayani.

Dia mengatakan, seperti yang disampaikan Menparekraf Wishnutama, dengan rasa kepedulian yang tinggi dalam melaksanakan protokol kesehatan diyakini sektor pariwisata akan segera bangkit namun tetap aman Covid-19.

"Melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan, penuh rasa kepedulian. Rasa kepedulian terhadap diri kita sendiri, keluarga, sahabat, teman-teman, dan yang paling penting terhadap sektor pariwisata," ujarnya. 

Rizki memastikan penyelenggaraan kegiatan We Love Bali ini juga dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Pelaksanaan protokol kesehatan yang baik di Bali akan menimbulkan citra positif yang baik untuk sektor pariwisata bukan hanya di Bali tapi juga Indonesia di mata internasional. Karena kita ketahui kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sebanyak 6,3 juta orang pada 2019 atau mencapai sekitar sebesar 39,1 persen dari wisatawan asing secara nasional sebanyak 16,1 juta orang," tuturnya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut