Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menyedihkan, Kondisi Terkini Air Terjun Lembah Anai usai Diterjang Banjir Bandang
Advertisement . Scroll to see content

Kampung Unik di Gunungkidul, Singgah ke Desa Terpencil di Gunung Purba Keindahannya Diakui Dunia

Rabu, 02 Agustus 2023 - 19:20:00 WIB
Kampung Unik di Gunungkidul, Singgah ke Desa Terpencil di Gunung Purba Keindahannya Diakui Dunia
Kampung unik di Gunungkidul singgah ke Desa Nglanggeran (Foto: YouTube Indonesian Village Stories)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kampung unik di Gunungkidul sangat menarik untuk dijelajahi. Apalagi jika singgah ke salah satu desa yang ada di lereng Gunung Lawu, di sini terdapat desa terpencil yang terkenal indah hingga mancanegara.

Desa tersebut bernama Nglanggeran Wetan, yang ada di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan ini masuk ke area wisata pegunungan Baturagung yang membentang hampir di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul bagian utara.

Di sisi timur Gunung Api Purba Nglanggeran, terdapat kawasan sakral bernama Kampung Pitu. Memiliki peraturan unik, kampung ini hanya boleh dihuni oleh 7 Kepala Keluarga (KK). Tidak boleh kurang, tidak boleh lebih. Selain itu, mereka yang boleh tinggal dan bermukim di tanah yang terletak di Dusun Nglanggeran Wetan ini hanyalah turunan dari Eyang Iro Kromo.

Dia adalah orang yang pertama kali tinggal di Kampung Pitu ribuan tahun lalu. Kampung unik dan termasuk desa unik di Kabupaten Gunungkidul ini sangat memegang teguh aturan adat dan nilai-nilai kearifan lokal desa sejak dulu.

Penasaran, seperti apa keunikan dari Desa Nglanggeran di Gunungkidul ini? Berikut ulasannya dirangkum pada Rabu (2/8/2023).

Kampung Unik di Gunungkidul

Kampung unik di Gunungkidul ini berada di Desa Nglanggeran. Meski desa ini terpencil, tapi untuk urusan pemandangan alam tidak diragukan lagi. Sebab, Nglanggeran Baru-baru ini Desa Nglanggeran meraih penghargaan sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 atau Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO), mengalahkan desa-desa terkenal dari berbagai negara di dunia. Keunikan dari desa ini adalah berada di Gunung Api Purba dengan pemandangan struktur batuan besar yang menjadi ikon desa dan diakui dunia.

Berada di desa ini belum lengkap tanpa mengunjungi tempat wisatanya, yaitu Embung Nglanggeran. Embung Nglanggeran adalah waduk buatan yang dibangun untuk mengumpulkan air hujan dan mengairi sawah di sekitarnya. Selain berfungsi sebagai sumber air irigasi, Embung Nglanggeran juga menjadi objek wisata alam yang populer karena keindahan pemandangan di sekitarnya. Jika suka dengan pemandangan gunung, pepohonan hijau, danau cantik serta udara segar, maka embung ini bisa menjadi tempat yang tepat untuk dikunjungi.

Suasana Desa Nglanggeran

Suasana alam perdesaan yang ditawarkan dari Embung Nglanggeran menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar untuk datang dan menikmati keindahan alam Gunungkidul. Fasilitas yang memadai, menjadikan embung ini sebagai destinasi wisata yang cukup populer. Hal menarik lainnya adalah lokasi embung yang berada di lereng Gunung Api Purba. Tak diragukan lagi akan pesona embung Nglanggeran, terutama saat pagi hari ketika matahari hendak terbit, menyuguhkan keindahan warna langit dan hamparan hutan yang hijau di bagian bawahnya. Bahkan untuk menikmati keindahan tersebut, pengunjung dapat berkemah di sekitar area Embung. Adapun salah satu fungsi Embung Nglanggeran adalah untuk mengairi kebun buah di Mangunan. "Desa ini mempunyai kebun buah Mangunan. Di sini ada buah durian. Fungsi Embung untuk menampung air agar pohon berbuah saat masa panen," ujar akun YouTube Indonesian Village Stories, dikutip Rabu (2/8/2023).

Fasilitas di Embung Nglanggeran 

Pemerintah setempat telah melengkapi objek wisata ini dengan berbagai fasilitas penunjang yang memberikan kenyamanan berwisata bagi pengunjung. Beberapa fasilitas ini seperti toilet, mushola, hingga pendopo. Bahkan jika tak membawa bekal, tak perlu takut akan kelaparan karena di sekitar embung ini terdapat beberapa warung makanan hingga warung kopi. Wah, cukup lengkap bukan?

Harga Tiket Masuk Embung Nglanggeran 

Bagi Anda yang penasaran untuk meyaksikan keindahan embung ini, perlu membayar tiket masuk yang relatif murah. Wisatawan cukup membayar Rp10.000 per orang, ditambah dengan biaya retribusi Rp2.000 - Rp5.000. Akses menuju ke objek wisata ini juga cukup mudah karena dapat dilalui menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Waktu Operasional Embung Nglanggeran 

Bagi yang ingin berkunjung ke Embung Nglanggeran, bisa datang setiap Senin-Jumat pada pukul 08.00 WIB - 18.00 WIB, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu buka selama 24 jam.

Itulah seputar kampung unik di Gunungkidul yang harus dijelajahi. Jangan lewatkan untuk singgah ke Desa Nglanggeran.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut