Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah
Advertisement . Scroll to see content

Kolaborasi ASDP dan Pariwisata Bantu Tingkatkan Jumlah Wisman ke Indonesia

Sabtu, 06 Juli 2019 - 01:04:00 WIB
Kolaborasi ASDP dan Pariwisata Bantu Tingkatkan Jumlah Wisman ke Indonesia
Kolaborasi ASDP dengan pariwisata (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MERAK, iNews.id - Sebagai salah satu sektor penyumbang devisa terbesar, sudah saatnya pariwisata dapat dikolaborasikan dengan berbagai industri. Salah satunya dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjadikan pariwisata sebagai salah satu portofolio bisnis, selain peningkatan layanan konektivitas dan logistik.

Hal itu didorong salah satunya karena pariwisata ditetapkan pemerintah sebagai sektor unggulan penyumbang devisa terbesar.

“Memang sumber pendapatan terbesar ASDP itu dari pos penumpang dan logistik. Tapi saya memberikan masukan untuk memilih pariwisata sebagai portofolio bisnis bagi ASDP," kata Menpar Arief Yahya saat Diskusi Pariwisata bertema ‘Ferry dan Industri Pariwisata Indonesia’ yang dilaksanakan di atas KMP Portlink, lintas pelabuhan Merak (Banten) - pelabuhan Bakaheuni (Lampung) - pelabuhan Merak (Banten), Jumat (5/7/2019).

Tidak hanya itu, lanjut Menpar Arief, pariwisata itu harus memikirkan atraksi seperti live on board (LOB) di Labuan Bajo, NTT atau bisa saja membuat hotel terapung seperti di Mandalika, NTB.

Di Mandalika, apabila ada balap motor MotoGP sebagai atraksi, Menpar meyakini hotel di sekitarnya akan penuh dengan tingkat hunian tinggi. Hotel terapung sementara menjadi salah satu atraksi di sana.

“Saya pernah diskusi memiliki floating hotel lebih menguntungkan dari landed hotel. ASDP ini memiliki potensi yang kuat untuk memiliki floating hotel atau hotel terapung,” katanya.

Menpar juga mengatakan, Kementerian Pariwisata dengan PT ASDP banyak yang bisa dikolaborasikan sehingga diharapkan bisa membantu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia.

“Dengan ASDP banyak sekali yang bisa dikerjasamakan. Karena orang datang dengan ferry itu jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan pesawat. satu kapal ferry itu isinya bisa seribu penumpang. Hal itu sama seperti penumpang dengan tujuh pesawat,” katanya.

Saat ini sudah ada dua rute internasional yang akan dilayani ASDP. Yang pertama Dumai-Malaka dan Alor-Dili. Menpar juga memuji infrastruktur pelabuhan yang kini sudah semakin bagus.

“Terimakasih ASDP, pelabuhannya tak kalah dengan bandara. Saya rasa ASDP bisa mendukung kami untuk memajukan pariwisata dan meningkatkan jumlah wisman,” katanya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut