Konser Ye Kanye West di GBK Bikin 25 Ribu WNA Datang ke Indonesia, Hotel Jakarta Ikut Ramai!
JAKARTA, iNews.id - Konser Ye atau Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu (24/10/2026), tak hanya menarik perhatian pencinta musik Tanah Air. Musisi asal Amerika Serikat itu juga memicu kedatangan puluhan ribu warga negara asing (WNA) ke Indonesia.
Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat lonjakan kedatangan pelintas asing menjelang hingga hari pelaksanaan konser. Totalnya mencapai sekitar 25.400 orang dalam empat hari, sejak 21 hingga 24 Oktober 2026.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, kenaikan jumlah kedatangan mulai terlihat tiga hari sebelum konser. Pada 21 Oktober, tercatat 1.000 WNA datang ke Indonesia. Jumlah itu meningkat menjadi 4.700 orang pada 22 Oktober.
Puncak kedatangan terjadi pada 23 Oktober dengan 10.000 orang. Sementara itu, pada hari konser, jumlah pelintas asing masih tinggi, yakni mencapai 9.700 orang.
"Kami mencatat tren lonjakan pelintas asing, terutama di H-3 konser. Lonjakan kedatangan WNA tercatat sebanyak 1.000 orang pada 21 Oktober, 4.700 orang pada 22 Oktober, dan mencapai puncaknya pada 23 Oktober dengan 10.000 orang per hari," kata Hendarsam dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
Konser Ye di Jakarta menjadi satu-satunya titik singgah dalam rangkaian turnya di kawasan Asia Tenggara dan Oseania tahun ini. Hal tersebut turut menarik penggemar dari berbagai negara untuk datang langsung menyaksikan penampilannya.
Dampak kedatangan wisatawan asing ini juga terlihat pada sektor pariwisata. Berdasarkan data Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), terjadi peningkatan okupansi hotel di sekitar Jakarta selama periode konser.
Menurut Hendarsam, kehadiran musisi internasional dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Pengeluaran pengunjung tidak hanya untuk tiket konser, tetapi juga transportasi, penginapan, makanan, hingga belanja.
"Ketika musisi dunia tampil di Indonesia, yang datang bukan hanya artis dan kru, tetapi juga penggemar dari berbagai negara. Mereka menggunakan transportasi, menginap di hotel, menikmati kuliner, hingga berbelanja. Artinya, ada banyak sektor ekonomi yang ikut bergerak," ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran kedatangan pengunjung, Ditjen Imigrasi mengoptimalkan fasilitas autogate di bandara bagi pelintas yang memenuhi persyaratan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi antrean di tengah meningkatnya jumlah penumpang.
Imigrasi juga menerbitkan 88 visa sport and performer khusus bagi Ye dan rombongan kru resminya. Sementara itu, petugas disiagakan di area GBK untuk memantau kesesuaian izin tinggal WNA dan mencegah pelanggaran keimigrasian.
Hendarsam menilai tingginya jumlah pengunjung asing dalam konser tersebut menunjukkan potensi Jakarta sebagai destinasi wisata musik internasional. Pemerintah berharap semakin banyak acara berskala global digelar di Indonesia sehingga turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Editor: Muhammad Sukardi