Liburan Natal dan Tahun Baru di Ancol, Wisatawan Dibatasi 75 Persen
JAKARTA, iNews.id - Memasuki liburan akhir tahun beberapa tempat wisata melakukan pengetatan dalam menerima wisatawan berkunjung. Salah satunya, Taman Impian Jaya Ancol yang menerapkan kapasitas jumlah wisatawan 75 persen.
Ancol merupakan salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi warga Jakarta dan sekitarnya. Tak terkecuali pada saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Karenanya, untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, Ancol hanya menjual tiket secara online dengan kapasitas pengunjung 75 persen.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho mengatakan, hal ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung. Nantinya, jika kuota tiket harian sudah habis terjual, wisatawan tidak akan bisa membeli tiket untuk jadwal hari itu.
"Saat ini kuota kunjungan Ancol di 75 persen sesuai dengan peraturan PPKM Level 1. Nah, itulah kenapa kita mewajibkan pembelian tiket secara online," kata Nugroho saat dihubungi MNC Portal pada Selasa (21/12/2021).
Selain itu, Nugroho juga mengatakan, hingga saat ini belum ada acara khusus pada momen Nataru mendatang. Pihaknya mengatakan, mereka akan fokus pada pelayanan pengunjung.
"Untuk Nataru ini Ancol belum ada acara khusus. Kami akan fokus pada pelayanan pada pengunjung," ujar Nugroho.
Di sisi lain, jam operasional Ancol sudah kembali normal. Ancol beroperasi pada pukul 06.00 hingga 21.00 WIB. Seluruh unit rekreasi juga sudah beroperasi kembali, hanya saja untuk Atlantis Water Adventures beroperasi khusus akhir pekan selama Desember ini.
"Seluruh unit rekreasi saat ini sudah buka, namun untuk Atlantis Water Adventures di Desember ini baru beroperasi di Sabtu dan Minggu," ujar Nugroho.
Di sisi lain, untuk kuota pengunjung serta tiket yang akan dijual pihak Ancol secara online pada Tahun Baru alias 31 Desember mendatang belum bisa dipastikan. Pihaknya akan menunggu arahan dari Pemprov DKI terlebih dahulu.
"Untuk tanggal 31 Desember kami masih menunggu arahan dari Pemprov DKI," kata Nugroho.
Editor: Vien Dimyati