Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Liburan 2026 Lebih Terencana dengan Hotel Mulai Rp100.000
Advertisement . Scroll to see content

Melihat Lebih Dekat Koenokoeni Hotel Semarang, Padukan Sejarah dengan Pengalaman Kontemporer

Senin, 02 Februari 2026 - 18:19:00 WIB
Melihat Lebih Dekat Koenokoeni Hotel Semarang, Padukan Sejarah dengan Pengalaman Kontemporer
Hotel ini memadukan keindahan sejarah, desain, dan pengalaman kontemporer. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Semarang adalah kota yang gemar menyimpan cerita. Dari gang-gang di Kota Lama, rumah-rumah tua di kawasan atas, sampai benda-benda yang diam tapi seolah menyimpan suara masa lalu. Di tengah lanskap kota yang terus berubah itu, KoenoKoeni Hotel Semarang hadir dengan pendekatan yang pelan, seolah mengajak tamu untuk tidak terburu-buru.

Ya, hotel ini tidak lahir dari konsep perhotelan pada umumnya. Akar KoenoKoeni justru bermula dari sebuah kafe galeri di Semarang, tempat koleksi benda-benda antik diperlakukan bukan sebagai dekorasi, melainkan sebagai penutur cerita. Dari sana, gagasan tentang ruang yang menghargai ingatan tumbuh, lalu perlahan diterjemahkan ke dalam skala yang lebih besar.

KoenoKoeni Hotel Semarang dirancang sebagai ruang peralihan antara masa lalu dan masa kini. Di area publiknya, jejak sejarah hadir dalam bentuk detail, mulai dari koleksi hingga elemen desain yang mengundang tamu untuk berhenti sejenak dan memperhatikan. Sementara itu, area privatnya justru terasa modern, tenang, dan bersih, seperti jeda yang dibutuhkan setelah menyusuri cerita panjang.

Area kolam renang di hotel ini menawarkan sejarah yang memesona. (Foto: Istimewa)
Area kolam renang di hotel ini menawarkan sejarah yang memesona. (Foto: Istimewa)

Hotel dengan 111 kamar ini menawarkan dua tipe ruang, yaitu Deluxe Room seluas 35 meter persegi dan Executive Room seluas 70 meter persegi. Ukurannya cukup lapang untuk beristirahat tanpa distraksi berlebihan. Dari jendela, Semarang terbentang dalam berbagai rupa, kota yang padat, Gunung Ungaran di kejauhan, hingga garis pantai yang samar namun menenangkan.

Ritme menginap di KoenoKoeni juga dibentuk lewat ruang-ruang komunalnya. Ada restoran Roepa Rasa sebagai restoran all-day dining, Sapa Rasa di area lobi untuk singgah sebentar, hingga Soeara Langit, restoran dan bar di area rooftop yang membuka panorama kota dari ketinggian.

Fasilitas pendukung lain seperti kolam renang indoor, spa, pusat kebugaran, hingga area bermain anak melengkapi perjalanan tamu dari pagi hingga malam. Semua terasa ditempatkan untuk menemani waktu, bukan mengejarnya.

Semarang menjadi latar yang pas. Kota ini berada di tengah Pulau Jawa, dekat dengan jalur-jalur budaya menuju Yogyakarta, Borobudur, dan Surakarta. Namun lebih dari itu, Semarang memiliki identitasnya sendiri, berlapis, tidak selalu rapi, tapi kaya makna. Karakter inilah yang terasa selaras dengan pendekatan KoenoKoeni yang tidak berusaha tampil mencolok.

"Bagi kami, benda antik bukan sekadar untuk dilihat, tetapi untuk dikenali dan dimaknai. Di dalamnya tersimpan nilai, keterampilan, dan cerita lintas generasi,"  ujar manajemen KoenoKoeni Hotel Semarang dalam keterangan resminya, Senin (2/2/2026).

"Melalui KoenoKoeni Hotel Semarang, kami ingin menghadirkan ruang di mana para tamu dapat merasa dekat dengan masa lalu dan membawa pulang pengalaman yang berkesan," tambahnya.

Ya, di sini benda-benda lama tidak diposisikan sebagai nostalgia kosong. Mereka hadir sebagai pengingat bahwa waktu pernah berjalan di tempat yang sama, dengan tangan-tangan berbeda. KoenoKoeni mencoba menghadirkan pengalaman menginap yang bukan sekadar soal tidur nyaman, melainkan tentang merasakan kedekatan dengan cerita yang pernah ada.

Menjelang pembukaannya pada kuartal ketiga 2026, KoenoKoeni Hotel Semarang tampak seperti ruang singgah bagi mereka yang ingin menikmati perjalanan dengan tempo lebih lambat. Sebuah tempat untuk berhenti, mengamati, dan mungkin membawa pulang sedikit rasa tentang Semarang yang tak selalu terlihat di permukaan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut