Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Spanyol Sanchez Desak Israel Dihukum: Tak Ada Kekebalan!
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Budaya Hispanik dan Bahasa Spanyol lewat Instituto Nebrija

Minggu, 30 Juni 2019 - 00:30:00 WIB
Mengenal Budaya Hispanik dan Bahasa Spanyol lewat Instituto Nebrija
Mengenal Budaya Hispanik dan Bahasa Spanyol lewat Nebrija (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Selalu saja ada hal menarik di Spanyol untuk dijelajahi atau dipelajari. Mulai dari bahasa hingga kebudayaannya. Salah satu budaya yang menarik untuk diketahui adalah Hispanik.

Hadir di Indonesia untuk mempromosikan bahasa Spanyol
dan budaya Hispanik. Instituto Nebrija - Jakarta adalah cabang dari Universitas Nebrija di Madrid, Spanyol, yang bernaung di bawah London School of Public Relations (LSPR).

Sejak membuka kelas bahasa Spanyolnya yang pertama pada April 2018, Nebrija telah memiliki 160 siswa dari level pemula hingga menengah dengan pengajar penutur asli dari Spanyol dan Amerika Latin.

Pilar Alcover selaku Direktur Pusat Studi Hispanik Universitas Nebrija, Madrid mengatakan, ada banyak keuntungan yang bisa didapat masyarakat Indonesia dari belajar bahasa Spanyol.

“Bahasa Spanyol adalah bahasa dengan 480 juta penutur asli di dunia, terbanyak kedua setelah bahasa Mandarin, serta merupakan bahasa resmi di 21 negara dan 3 benua. Dari sudut pandang ini, berinvestasi dalam bahasa Spanyol berarti komitmen yang jelas terhadap keterbukaan ekonomi, sosial dan budaya untuk dunia yang semakin mengglobal," kata Pilar Alcover, di Jakarta (29/6/2019).

Hal ini juga yang menjadi alasan LSPR untuk menggandeng Nebrija sebagai rekanan strategis bidang akademis. “Setahun sudah LSPR bekerjasama dengan Instituto Nebrija menyediakan kursus bahasa Spanyol. Hal ini sangat mendukung peningkatan kualitas mahasiswa/i LSPR supaya unggul dalam berkompetisi di era globalisasi. Bahasa adalah faktor penting untuk berkomunikasi dengan baik dan
menghasilkan pengertian dua arah," ujar Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, selaku Pendiri dan Direktur utama LSPR-Jakarta.

“Saya berharap, selain misi kebudayaan, ke depannya LSPR dan Nebrija mampu berkomunikasi dalam lebih banyak hal, di
antaranya membangun hubungan dengan lebih banyak pihak," katanya.

Untuk mengapresiasi antusiasme dan dedikasi para siswa Indonesia selama setahun ini, Nebrija menggelar acara malam Akbar atau Gran Noche pada 29 Juni 2019. Kegiatan tersebut bertempat di Prof Dr Djajusman Auditorium and Performance Hall, LSPR Kampus Sudirman Park. Acara ini turut dimeriahkan oleh band dan dance team dari LSPR, serta menampilkan pertunjukan tari dan kompetisi salsa dari The Ibero- American Association (AIA).

Para undangan juga berkesempatan menikmati hidangan khas Spanyol dan Indonesia, seperti tortilla aioli, gambas al ajillo, dan tampah jajanan pasar tradisional, yang disuguhi oleh restoran Por Que No dan Vamonos Coworking.

Tidak hanya di kampus LSPR, antusiasme masyarakat Indonesia akan bahasa Spanyol dan budaya Hispanik juga terlihat dari kehadiran komunitas Dime Por Que atau DxQ.

“Bahasa dan budaya adalah hal yang paling menarik untuk dipelajari oleh semua kalangan dari semua usia. Dalam wadah komunitas, proses belajar jadi lebih menyenangkan dan mudah. Apa lagi karakter budaya Hispanik begitu hangat dan meriah, mirip budaya Indonesia,” ujar Yoshi, Co-Founder Dime Por Que.

Telah bekerja sama dengan Nebrija dalam berbagai kegiatan di dalam dan di luar kampus, kali ini DxQ menjadi tim penyelenggara Gran Noche 2019 bersama LSPR.

Sementara itu, Alfonso Carnicero selaku Koordinator Akademis Instituto Nebrija - Jakarta menyatakan optimismenya tentang perkembangan Nebrija di Indonesia ke depan. "Ini menjadi kesenangan bagi saya untuk mendekatkan dua budaya yang berbeda secara prinsip. Saya bangga dan sangat bersyukur atas dedikasi dan antusiasme siswa kami di sini. Berkat mereka, Nebrija menjadi titik temu antara budaya Hispanik dan Indonesia di Jakarta. Saya yakin di tahun mendatang Nebrija bisa menjadi pusat referensi studi Hispanik yang mapan di sini," tuturnya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut