Mengenal Candi Muara Takus di Riau, Ornamen Stupanya Unik Terlihat Instagramable

Vien Dimyati ยท Rabu, 19 Juni 2019 - 12:34:00 WIB
Mengenal Candi Muara Takus di Riau, Ornamen Stupanya Unik Terlihat Instagramable
Indahnya Candi Muara Takus di Riau (Foto : Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Anda pernah dengar cerita tentang Candi Muara Takus? Candi yang berada di Provinsi Riau ini menjadi perdebatan para arkeolog di masa lalu. Hingga kini, belum diketahui kapan tepatnya candi ini dibangun.

Walaupun para arkeolog belum dapat menentukan secara pasti kapan candi ini didirikan, namun mereka sepakat, candi ini berdiri pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya abad VII-XII Masehi.

Hal yang menjadikan candi ini unik dan berbeda dengan candi lain yang ada di Indonesia adalah karena terbuat dari batu bata merah. Karena ornamennya unik, jadi terlihat instagramable.

Berbeda dengan candi di pulau Jawa yang terbuat dari batu berwarna hitam atau abu-abu gelap. Komplek candi Muara Takus ini terdiri dari empat bangunan yaitu Candi Tua, Candi Mahligai, Candi Bungsu, dan Candi Palangka.

Stupa merupakan ciri utama bangunan suci umat Buddha. Arsitektur stupa di Candi Muara Takus sangat unik dengan ornamen sebuah roda dan kepala singa. Bentuk stupa memiliki kesamaan dengan stupa Budha di Myanmar, Vietnam, dan Sri Lanka, atau stupa kuno di India pada periode Asoka. Kompleks candi ini dikelilingi tembok seluas 74 x 74 meter. Bahkan, kompleks candi di area luar dikelilingi tembok tanah seluas 1,5 x 1,5 kilometer.

Berdasarkan hasil penelitian arkeologi tahun 1994, Candi Muara Takus terdiri dari pagar keliling, Candi Tua, Candi Bungsu, Candi Mahligai, Candi Palangka, Bangunan I, Bangunan II, Bangunan III, Bangunan IV, Bangunan VII, dan Tanggul kuno.

"Candi Muara Takus terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau. Jaraknya dari kota Pekanbaru sekitar 135 km. Candi ini terletak di dekat Sungai Kampar Kanan. Sobat pesona yang ingin liburan ke Riau, jangan lewatkan berkunjung ke sini ya!" tulis Instagram @Pesonaid_travel, dikutip Rabu (19/6/2019).

Nama Candi Muara Takus berasal dari nama anak sungai yang bermuara ke Batang Kampar Kanan. Arti 'Muara' yaitu suatu tempat di mana anak sungai mengakhiri alirannya ke laut. Sedangkan 'Takus' berasal dari bahasa China yaitu 'Ta' yang berarti besar, 'Ku' berarti tua, dan 'Se' berarti candi. Jadi, Candi Muara Takus berarti bangunan candi tua megah di muara sungai.

Konon, masyarakat setempat percaya bahwa Candi Muara Takus dibangun berdasarkan permintaan dari seorang putri yang berasal dari India. Putri tersebut dibawa oleh Datuk Tiga Ahli ke Muara Takus setelah berlayar ke India. Di kalangan masyarakat, putri tersebut dikenal sebagai Putri Reno Wulan atau Putri Induk Dunia.

Candi Muara Takus didirikan sebagai syarat kerelaannya dibawa ke negeri tersebut. Putri tersebut meminta dibuatkan candi yang serupa dengan candi di tempat orangtuanya berasal. Karena itu, Candi Muara Takus mempunyai kemiripan dengan Candi Asoka di India.

Candi ini dapat dikunjungi dengan perjalanan darat sekitar tiga jam dari Pekanbaru, Riau. Letaknya yang berada di tepi Sungai Kampar Kanan, dapat dicapai dengan mudah dari jalan lintas Riau-Sumatera Barat yang hanya berjarak sekitar 20 km. Jika ingin berlibur di Candi Muara Takus, di area candi sudah banyak terdapat rumah makan, kios penjual makanan ringan, kios suvenir, dan beberapa penginapan atau hotel.

Editor : Vien Dimyati