Mengenal Dhaup Ageng, Prosesi yang Akan Digelar Gusti Sura dan FX Adimas Rosdian 3-7 November 2026
SOLO, iNews.id - Pernikahan G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian akan digelar dalam rangkaian Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, pada 3-7 November 2026.
Dhaup Ageng bukan sekadar upacara pernikahan. Bagi Mangkunegaran, Dhaup Ageng merupakan salah satu bagian dari daur hidup yang setiap tahapannya berkaitan erat dengan tradisi leluhur yang diwariskan lintas generasi.
Informasi mengenai Dhaup Ageng tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Mangkunegaran. Dalam unggahannya, Mangkunegaran menjelaskan bahwa setiap prosesi yang mengiringi Dhaup Ageng memiliki makna tersendiri bagi kedua mempelai.

"Lebih dari sekadar upacara pernikahan, Dhaup Ageng menjadi salah satu bagian dari daur hidup yang setiap langkahnya tidak terlepas dari serangkaian tradisi leluhur di Mangkunegaran," tulis Mangkunegaran dalam unggahannya, dikutip Kamis (8/10/2026).
Secara umum, Dhaup Ageng menjadi momentum yang menandai pertemuan dua individu sekaligus dua keluarga dalam ikatan pernikahan.
Di dalam tradisi Mangkunegaran, setiap prosesi yang dijalani kedua mempelai tidak hanya dipandang sebagai bagian dari seremoni. Prosesi tersebut menyimpan makna yang menjadi harapan sekaligus bekal bagi pasangan dalam menjalani kehidupan setelah menikah.
Dhaup Ageng juga menandai dimulainya babak baru kehidupan kedua mempelai. Karena itu, berbagai tata cara yang menyertainya menjadi bagian penting dari keseluruhan rangkaian pernikahan.
Mangkunegaran menyebut Dhaup Ageng sebagai salah satu tradisi yang terus dipraktikkan, dipahami, dan dilestarikan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Nilai-nilai budaya tersebut tercermin melalui berbagai unsur dalam prosesi, mulai dari tata cara, busana, musik, simbol, hingga ruang yang digunakan selama rangkaian acara.
Dengan demikian, Dhaup Ageng tidak hanya menjadi peristiwa keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya Mangkunegaran agar tetap hidup.
Tradisi tersebut akan dijalani Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian dalam rangkaian Dhaup Ageng yang berlangsung selama lima hari, 3-7 November 2026.
Gusti Sura merupakan kakak kandung Pengageng Mangkunegaran, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X atau Gusti Bhre.
Rangkaian pernikahan akan dipusatkan di lingkungan Pura Mangkunegaran dengan mengikuti tata cara dan tradisi yang berlaku di Mangkunegaran.
Selain prosesi pernikahan, masyarakat juga akan mendapat kesempatan untuk turut merasakan kemeriahan acara melalui pesta rakyat.
Resepsi pernikahan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 6-7 November 2026, di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran.
Sementara pesta rakyat akan digelar pada 6-8 November 2026 di kawasan Pamedan Pura Mangkunegaran.
Pesta rakyat tersebut menjadi salah satu bentuk ajakan kepada masyarakat untuk mangayubagya atau turut berbagi kebahagiaan atas pernikahan kedua mempelai.

Tak hanya hiburan, rangkaian pesta rakyat juga akan menghadirkan kegiatan yang melibatkan masyarakat, termasuk pemutaran film ramah anak bersama komunitas sinema yang akan mengundang 200 anak dari yayasan yatim piatu.
Melalui Dhaup Ageng Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian, tradisi pernikahan di lingkungan Mangkunegaran kembali menjadi ruang untuk mempertemukan nilai budaya, kehidupan keluarga, dan kedekatan dengan masyarakat Kota Solo.
Rangkaian pada 3-7 November 2026 pun akan menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat makna Dhaup Ageng serta berbagai tradisi yang masih dijaga di lingkungan Mangkunegaran.
Editor: Muhammad Sukardi