Mengenal Objek Wisata Tukad Unda, Sungai dengan Air Berlapis-lapis di Bali

Vien Dimyati ยท Rabu, 27 November 2019 - 12:41 WIB
Mengenal Objek Wisata Tukad Unda, Sungai dengan Air Berlapis-lapis di Bali

Objek Wisata Tukad Unda (Foto : Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Ada saja objek wisata menarik di Bali yang bisa membuat wisatawan terpikat. Tak hanya memiliki pantai dan pegunungan. Bali juga memiliki objek wisata sungai yang memiliki air berlapis-lapis.

Air terjun yang terlihat datar dan seolah seperti tirai panjang ini ditata rapi oleh alam, sehingga menjadikan tempat ini sebagai spot favorit untuk berfoto. Padahal, ini adalah sebuah bendungan yang debit airnya cukup banyak dan sering dipakai untuk mengaliri lahan pertanian warga. Objek wisata tersebut bernama Tukad Unda.

"Tukad Unda Bali dibangun di salah satu sungai terbesar di Pulau Dewata Bali. Tukad Unda terletak di Desa Lebah Banjar, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. Dalam bahasa lokal, tukad berarti sungai dan unda berarti lapisan, sehingga dapat diartikan Tukad Unda adalah sungai yang airnya berlapis-lapis," tulis Instagram @pesonaid_travel dikutip Rabu (27/11/2019).

Di bagian Utara air terjun ini, traveler bisa melihat pemandangan indah Gunung Agung yang menjulang tinggi. Banyak pohon-pohon rindang di sekitar Air Terjun Tukad Unda yang membuat suasananya sangat asri. Bahkan, tempat wisata ini juga sering dijadikan lokasi foto prewedding.

Jika musim hujan tiba, debit airnya bertambah dan airnya berwarna kecoklatan. Sedikit tips, jangan berfoto prewedding ketika musim hujan. Airnya deras, dan sangat berbahaya.

Tukad Unda terletak di Desa Lebah Banjar, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali. Jaraknya cukup dekat dari Kota Denpasar, hanya sekitar 62 km dengan waktu tempuh 1,5 jam. Atau berjarak 44 km dari Bandara Ngurah Rai, dengan waktu tempuh sekitar 55 menit dengan kendaraan bermotor.

Tukad Unda di Klungkung ini sangat mudah di akses karena dekat dengan jalan raya, bahkan dapat dilihat dari atas jembatan penghubung antar kota Klungkung dengan Kecamatan Dawan.


Editor : Vien Dimyati