Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengkhianatan Keluarga hingga Tekanan Psikologis, RCTI+ Microdrama Tawarkan Cerita Seru Dijamin Nagih
Advertisement . Scroll to see content

Mengintip Hutan di Sekitaran Kawah Gunung Tangkuban Perahu yang Angker

Selasa, 16 Maret 2021 - 10:59:00 WIB
Mengintip Hutan di Sekitaran Kawah Gunung Tangkuban Perahu yang Angker
Hutan di Sekitaran Kawah Gunung Tangkuban Perahu angker (Foto: MNC Media)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak tempat angker di Indonesia yang bisa membuat seseorang merinding. Salah satunya adalah sekitaran kawah Gunung Tangkuban Perahu.

Podcast yang selalu menceritakan kisah-kisah misteri, kini kembali dengan cerita yang baru dan pasti menarik.  Setelah beberapa waktu lalu mengetahui mitos tentang Gunung Tangkuban Perahu di mana ada sosok wanita misterius pencari selendang dan manusia berpakaian hitam, kini Podcast Konon Katanya akan melanjutkan kembali tentang mitos-mitos lain yang ada di sekitar Gunung Tangkuban Perahu. 

Suasana horor di sekitaran Gunung Tangkuban Perahu memang sudah terasa ketika awal memasuki hutan, dan ini membuat Podcast Konon Katanya semakin penasaran untuk membahas tentang mitos-mitos dalam Gunung Tangkuban Perahu.

Dibuka dengan kisah seorang yang sedang memasuki hutan dalam kawasan kawah Gunung Tangkuban Perahu, di mana menurut laporannya hawa dalam hutan tersebut sangat membuatnya merasa was-was ditambah posisinya yang telah jauh dari sekitaran kawah, tapi justru bau belerangnya malah semakin menyengat. 

Kemudian tak lama setelah berjalan mengitari sebagian kawasan hutan tersebut, terdengar suara yang membuatnya merasa parno karena mengetahui mitos yang terjadi di daerah tersebut.

Terdengar seperti suara laki-laki yang ingin berdendang dengan lagu Sunda. Namun karena semakin lama kawasan yang ditelusuri semakin terjal dan tidak memungkinkan lagi untuk dilanjutkan sampai akhirnya harus kembali ke kawasan kawah Gunung Tangkuban Perahu.

Daerah kawasan hutan Gunung Tangkuban Perahu memang lebih terasa sangat berbeda dan menyeramkan, temperatur udara yang mendadak berubah, perasaan was-was yang menghinggapi benak sebagian orang, sampai dengan suara-suara aneh yang entah datang dari mana. Di dalam hutan tersebut juga terdapat banyak peringatan bagi pengunjung untuk tidak masuk lebih dalam ke area hutan dan peringatan-peringatan tersebut dipasang tepat di titik dimana adanya mitos sosok perempuan pencari selendang. 

Dengarkan kisah selengkapnya hanya di Podcast Konon Katanya eksklusif di aplikasi RCTI+ atau bisa langsung klik link berikut ini: http://radio.rctiplus.com/player-music?contentType=podcast&contentId=3534  

Tentang RCTI+ :

RCTI+ hadir sebagai layanan AVOD (layanan Video On Demand berbasis iklan dimana pengguna gratis dalam menggunakannya) & live streaming dari 4 TV terpopuler (RCTI, MNCTV,GTV dan iNews). Hadir juga konten eksklusif yang tidak tayang di Televisi,hanya ada di aplikasi RCTI+. Selain itu juga ada banyak tayangan terbaik seperti Sinetron Legendaris, pertandingan nasional eSports, Drama Korea, Drama China, Film Hollywood, Film Anak. Kemudian RCTI+ berkembang dengan hadirnya 2 fitur lainnya yaitu News dan Radio+. Di dalam News, pengguna dapat membaca berita terlengkap dari berbagai sumber terpercaya. Di dalam Radio+, pengguna dapat mendengarkan radio dari seluruh Indonesia, mendengarkan podcast, cerita suara, musik dan audio book. Pada satu tahun usia RCTI+, menghadirkan 2 fitur baru, yakni Home of Talent (HOT) dan Game. Semua dapat dinikmati dengan mudah tanpa harus registrasi dan secara gratis.
● Website: https://www.rctiplus.com/
● Facebook: https://www.facebook.com/RCTIPlusOfficial/
● Twitter: https://twitter.com/RCTIPlus
● Instagram: https://www.instagram.com/rctiplusofficial/
● Google Play Store: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fta.rctitv&hl=in
● App Store: https://apps.apple.com/us/app/rcti/id1472168599

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut