Mengintip Keindahan Curug Jagapati di Garut, Surga Tersembunyi dari Celah Tebing Zigzag
JAKARTA, iNews.id - Liburan akhir pekan menjadi momen untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata yang menarik. Salah satu tempat yang bisa dikunjungi akhir pekan adalah Garut, Jawa Barat.
Ya, Indonesia seolah tak pernah kehabisan tempat wisata yang menawarkan keindahan alam memesona. Bak surga tersembunyi, wisata alam itu seolah menyembul dari balik perbukitan, tebing, hutan lebat dan yang lainnya. Seperti yang dapat ditemukan di daerah Garut, Jawa Barat.
Namanya Curug Jagapati. Anda akan melihat curug dengan empat tingkat yang saling terhubung, seperti tangga alami yang berbentuk zigzag.
Penasaran ingin mengenal Curug Jagapati di Garut yang eksotis? Berikut ulasannya dirangkum pada Kamis (1/12/2022).
Uniknya, air terjun ini tidak turun dari tebing, namun turun di lintasan yang cukup panjang melalui celah antara kedua tebing. Aliran air seperti diapit dari dua tebing. Sumber air curug ini berasal dari aliran sungai Cilimbung yang berasal dari Gunung Limbung.
Curug Jagapati atau Air terjun Jagapati ini memiliki debit airnya yang tidak terlalu deras dan tidak terlalu kecil serta masih terdapat patahan air terjun kecil yang membuat semakin istimewa curug Jagapati ini. Jika Anda belum puas hanya memandanginya saja, di bawah air terjun terdapat kolam yang bisa digunakan untuk berenang.
Pepohonan hijau serta tebing yang ada di kanan kiri menggapit air terjun juga merupakan daya tarik dari tempat wisata ini. Curug Jagapati berasal dari kata Jaga dan Pati, Jaga artinya menjaga, mengawal dan mengamankan, sedangkan pati berarti nyawa atau kematian, atau dapat dimaknai menjaga "harta" yang ada di curug tersebut.
Ada mitos tersebar mengenai larangan bagi yang ingin berkunjung ke Curug Jagapati, agar tidak berkunjung pada Selasa dan Jumat, serta tidak memakai pakaian berwarna merah. Sebab, di hari Selasa dan Jumat Curug Jagapati digunakan sebagai tempat berkumpulnya Putri Ilang Kencana bersama para dedemit dari bangsa jin.
Apabila larangan atau pantangan tersebut dilanggar, seringkali ada pengunjung yang kesurupan seusai mandi di Curug Jagapati, bahkan sampai hilang berhari-hari di sana. Menurut warga sekitar, kejadian ini sering menimpa anak-anak remja yang bandel, merusak kelestarian alam sekitar curug dan tidak mengindahkan larangan.
Editor: Vien Dimyati