Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Alasan Dubai Wajib Didatangi, Wisatawan Indonesia Approved!
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

KUCHING, iNews.id - Ada banyak hal menarik di Malaysia yang bisa dijelajahi, terutama saat singgah ke Kuching. Kota Kuching, Serawak, Malaysia menawarkan banyak wisata menarik, salah satunya Semenggoh Wildlife Centre atau Pusat Rehabilitasi Satwa Liar Semenggoh.

Semenggoh Wildlife Centre, tempat di mana para wisatawan bisa melihat kehidupan orang utan dari dekat secara alami. Ini merupakan, tempat perlindungan orang utan yang didirikan sejak 1974, dan terletak di salah satu cagar hutan tertua di Sarawak, bahkan menjadi yang terbesar di Malaysia.

Tempat ini memiliki tujuan untuk pusat perlindungan orang utan yang terluka, ditinggalkan induknya, atau dipelihara sebagai hewan peliharaan ilegal. Tempat satwa liar ini memiliki populasi orang utan semi-liar remaja dan dewasa.

Mereka menghabiskan sebagian besar waktunya berkeliaran di hutan, namun dilatih untuk kembali ke pusat rehabilitasi pada saat jam makan sekitar pukul 09.00 dan 15.00 waktu setempat, di mana ini akan menjadi pertunjukan yang menarik bagi para pengunjung.

Di jam waktu makan ini, pengunjung bisa melihat orang utan lebih dekat, karena mereka akan turun dari pohon untuk mendapatkan buah-buahan dari ranger. Para wisatawan juga bisa menyaksikan pergerakan orang utan yang mahir di puncak pohon dan juga tingkah laku menarik mereka saat sedang makan.

Namun, selama pertunjukan ini, wisatawan diwajibkan untuk tetap tenang agar hewan primata tersebut tak terkejut dan malah menyerang para pengunjung. Untuk itu, ada banyak papan peringatan dilarang berisik.

Pertunjukan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tingkah laku, emosi dan ciri-ciri primata istimewa ini. Ini juga akan memberikan kesadaran untuk menjaga dan melindungi hewan yang hampir punah ini.

Seperti diketahui, Orang utan termasuk ke dalam daftar spesies yang terancam punah karena perburuan liar, kerusakan hutan, dan alasan lainnya. Spesies kera besar ini berasal dari hutan hujan Indonesia dan Malaysia. Hewan ini identik dengan bulu coklat kemerahan yang khas, lengan yang panjang, dan perilaku yang sangat cerdas.

Selain orang utan, Semenggoh Wildlife Centre juga merupakan habitat bagi flora dan fauna langka seperti tupai raksasa, tupai babi, owa, dan berbagai jenis burung. Lolongan siamang, kicauan burung dan celotehan orang utan menjadikan cagar alam ini tempat yang ideal bagi para pencinta alam.

Untuk harga tiket masuk, para wisatawan bisa membayar 5 ringgit atau setara Rp16.000 untuk dewasa. Sementara, untuk mereka yang berusia di bawah 18 tahun dikenakan 2 ringgit, dan anak-anak di bawah 6 tahun gratis. Mengingat lokasi pertunjukan pemberian makan berada di tengah hutan, pengelola menyediakan transportasi buggy listrik. Wisatawan lokal akan dikenakan 10 ringgit per orang, sementara turis asing dikenakan biaya 15 ringgit per orang.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut