Mengintip Pelangi Air Terjun Nokan Nayan, Sembunyi di Pedalaman Kalbar

Vien Dimyati ยท Senin, 17 September 2018 - 09:20:00 WIB
Mengintip Pelangi Air Terjun Nokan Nayan, Sembunyi di Pedalaman Kalbar
Keindahan air terjun Nokan Nayan Kalbar (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Travelling ke Kalimantan Barat, belum lengkap tanpa melihat keindahan air terjun Nokan Nayan yang berada di Desa Deme Kecamatan Ambalau, Sintang. Berada di air terjun ini, jangan lewatkan untuk mengintip pelangi nan cantik di antara aliran air yang jatuh ke lembah.

Air terjun tertinggi di Indonesia ini tersembunyi di pedalaman Pulau Kalimantan. Bahkan, saking tingginya, traveler dapat melihat derasnya aliran di dasar air terjun yang mirip dengan gumpalan embun.

Air terjun Nokan Nayan memiliki dua air terjun dengan dua sumber sungai berbeda. Dua aliran ini jatuh dalam satu tempat di ujung lembah, yaitu Nokan Nayan dan Jongonoi. Saat musim hujan, Anda akan melihat penampakan kabut dan membentuk pelangi abadi di bawahnya.

"Air terjun Nokan Nayan (dalam bahasa Uud Danum: Nohkan Lonanyan) merupakan air terjun tertinggi di Pulau Kalimantan yang memiliki ketinggian 180 Meter. Adapun Mitos Lokasi Nokan Nayan dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai Markasnya para Roh-roh halus, karena memang jauh dari permukiman warga terdekat (berada di hutan pedalaman). Entah apa pun itu yang jelas Air Terjun Nokan Nayan merupakan salah satu pesona Indonesia yang patut dibanggakan, di jaga dan di lestarikan," tulis Instagram @indoflashlight, dikutip Senin (17/9/2018).

Air Terjun Nokan Nayan memiliki ketinggian 180 Meter dan lebarnya cukup luas. Bahkan bentuknya menyerupai air terjun Niagara.

Masyarakat percaya, Air Terjun Nokan Nayan merupakan kampung makhlus halus, sehingga airnya sering dijadikan tempat ritual adat masyarakat. Debit air saat hujan akan menjadi lebih besar dan percikannya dapat menjangkau wisatawan yang posisinya cukup jauh dari air terjun.

Traveler yang berada di sini akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan hutan hijau dan aliran sungai yang dipenuhi bebatuan. Untuk mencapai air terjun ini memang agak sulit, karena Anda harus beberapa kali menempuh perjalanan darat, sungai, dan berjalan kaki.

Editor : Vien Dimyati

Bagikan Artikel: