Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia 2025 Tembus 15,39 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Pergerakan Wisata Selama Idul Adha Naik, Banyuwangi Jadi Destinasi Favorit 

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:14:00 WIB
Pergerakan Wisata Selama Idul Adha Naik, Banyuwangi Jadi Destinasi Favorit 
Pergerakan Wisata Selama Idul Adha Naik, Banyuwangi Jadi Destinasi Favorit (Foto; Ayu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pergerakan wisatawan Nusantara liburan selama momen Idul Adha mengalami peningkatan. Namun, pergerakan tersebut tidak setinggi momen Idul Fitri.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan update terkini soal peningkatan pariwisata setelah libur panjang Idul Adha. 

Nia Niscaya selaku Adyatama Ahli Utama Kemenparekraf mencatat animo masyarakat memang tidak setinggi saat libur Lebaran Idul Fitri. 

Nia mewajarkan hal tersebut, sebab Idul Fitri dan Idul Adha memang memiliki karakteristik yang berbeda. "Ini tentu akan mendorong pergerakan wisatawan Nusantara, tetapi karakteristiknya Idul Adha itu berbeda dengan Idul Fitri. Kalau Idul Fitri itu momen ya, ada hubungannya sama budaya semua libur. Jadi budaya pulang kampung apa pun agamanya itu punya. Jadi ini yang membedakan sehingga kalau dari segi data statistik memang puncaknya itu di mudik Lebaran," kata Nia Niscaya dalam The Weekly Brief with Sandiaga Uno secara virtual, Rabu (19/6/2024).

"Nah Idul Adha ini ada sih kalau kita lihat ada pergerakan memang tidak sebanyak Idul Fitri," kata Nia Niscaya.

Kendati demikian, sektor pariwisata juga mencatat adanya peningkatan wisatawan Nusantara mencapai 10-20 persen selama Idul Adha. Sementara itu, untuk moda transportasi kereta api ada beberapa kota yang menjadi favorit, salah satunya Jakarta yang masih menjadi sumber wisatawan Nusantara.

"Jadi Jakarta-Surabaya pulang pergi, kemudian Jakarta-Solo, Jakarta-Malang, tapi ada juga nih, dari Yogyakarta," kata Nia Niscaya.

Kota Banyuwangi jadi destinasi yang banyak dikunjungi. Bahkan, Nia Niscaya juga seolah tak percaya Banyuwangi masuk ke dalam kota yang banyak dikunjungi.

"Ini juga kan sesuatu orang yang yang gak pernah ngira, ternyata Banyuwangi itu memang luar biasa ya. Sejak dulu kan orang gak tahu Banyuwangi, kayaknya kota santet maaf maaf ya, tapi kan tidak," kata Nia Niscaya.

"Ini persoalan citra Banyuwangi begitu inovatif pemimpinnya. Punya event seribu gandum. Jangan lupa Banyuwangi juga punya resort yang keren," katanya.

Dengan begitu, Kemenparekraf mengambil kesimpulan, wisatawan Nusantara atau wisnus saat libur panjang Idul Adha tidak setinggi saat libur Idul Fitri.

"Jadi inilah kantong-kantong wisnus ketika long weekend intinya ada pergerakan memang tidak sebesar Idul Fitri," kata Nia Niscaya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut