Pesan Singkat hingga Kiriman Gaib, Awal Petaka Penghancur Keluarga
JAKARTA, iNews.id – Episode Bisikan Gaib kali ini menghadirkan kisah yang cukup bikin merinding dan bikin perasaan mengguncang dari seorang perempuan bernama Nisa. Dia mengungkap sejumlah rangkaian peristiwa aneh namun benar terjadi yang dialami oleh keluarganya sendiri sejak 2006.
Peristiwa aneh ini mulai bermunculan setelah sang ayah memilih untuk memutuskan hubungan kerja dengan seorang rekan perempuan yang diduga menyimpan obsesi berlebihan padanya.
Beberapa hari setelah pemutusan hubungan, sang istri atau ibu dari Nisa, mendadak merasakan panas luar biasa di bagian wajahnya setiap waktu magrib. Panas yang dirasakan oleh sang ibu bukan hanya sekedar rasa perih atau juga rasa panas biasa, melainkan rasa panas ini terasa seperti terbakar.
Wajah sang ibu yang sebelumnya terlihat mulus dan juga bersih perlahan-lahan berubah menghitam semenjak rasa panas ini. Sudah banyak sekali pengobatan dan juga dokter yang dikunjungi, namun setelah mengunjungi berbagai macam dokter, tak ada satupun yang mampu menemukan penyebab medis dari menghitam dan rasa panas yang dialami ibunya. Kondisi itu terus berlangsung selama berbulan-bulan.
Tak berhenti di situ, sang ibu juga tiba-tiba tak mampu berjalan. Tubuhnya seolah membungkuk secata tak wajar dan nafsu makannya sangat meningkat drastis. Berdasarkan ingatan Nisa yang masih duduk di bangku SD saat itu, suasana rumah semakin hari semakin berubah mencekam.
Nisa mengaku sering melihat ibunya menatap dengan sorot mata yang berbeda. Perubahan yang terjadi pada ibunya ini membuatnya ketakutan dan tak berani pulang sekolah saat siang hari agar tak berduaan saja dengan sang ibu.
Upaya pengobatan spiritual pun dilakukan oleh Nisa dan keluarga. Seorang ustaz menyebut adanya kiriman makhluk gaib. Kondisi sempat membaik, namun teror berpindah kepada Nisa ketika remaja. Nisa mengalami sakit perut ekstrem tanpa sebab medis, kesurupan berulang, bahkan merasakan pengalaman melihat dirinya sendiri terbaring saat keluarganya membacakan doa.
Bang Robby yang mendengar kisah tersebut terlihat serius. Dia beberapa kali menenangkan Nisa ketika emosinya tak tertahan. “Kehilangan orang tua itu tidak pernah mudah, apalagi jika ada cerita panjang di belakangnya,” ujar Robby pelan.
Menurut Robby Purba, kisah ini bukan sekadar cerita mistis, tetapi juga tentang kekuatan keluarga yang bertahan dalam tekanan bertahun-tahun.
Editor: Dani M Dahwilani