Pesona Curug Lumbung, Ukiran Tebingnya Unik Terbentuk Alami
JAKARTA, iNews.id – Purworejo, Jawa Tengah mempunyai beberapa destinasi alam yang layak untuk dikunjungi. Mulai dari air terjun, curug, hutan pinus, hingga gunung. Beberapa destinasi wisata tersebut memiliki pesona yang berbeda-beda. Misalnya, Curug Lumbung terkenal dengan pemandangan yang menarik dengan ukiran tebing bebatuan yang terbentuk secara alami dengan aliran sungai di bawahnya.
Tidak seperti curug lainnya yang berada di ketinggian, curug ini berada di bawah persawahan. Tepatnya di sebuah kali. Curug ini memiliki keindahan pada dinding-dindingnya yang terkikis oleh air. Pahatan alam yang terukir inilah yang menjadi ikon tempat wisata ini.
Curug yang apik ini memiliki panjang sekitar 100 meter. Aliran sungainya memiliki pemandangan yang sangat langka. Dinding-dinding batu di Curug Lumbung bagaikan ukiran yang dibentuk oleh proses alam selama ratusan tahun. Kedalaman dan ketinggiannya pun bervariasi.
"Wisata Purworejo memang belum terkenal seperti wisata di Yogyakarta atau Bali. Meski belum begitu populer, Purworejo memiliki segudang wisata yang sangat menawan. Salah satunya Curug Lumbung. Aliran sungai ini memiliki keindahan alami yang sangat memesona. Keindahan alami ini adalah hasil dari sebuah proses alam selama ratusan tahun," tulis Instagram @indogreatspot, Senin (25/3/2019).
Banyak wisatawan dari Purworejo dan luar kota datang untuk melihat indah dan eksotisnya pemandangan di curug ini. Derasnya aliran sungai dan keindahan ukiran dinding inilah yang sering menjadi latar untuk berfoto di sekitar Curug Lumbung.
Dinding-dinding sungai di sini memberikan sebuah ornamen khas, sehingga terlihat eksotis dan indah. Anda bisa memasuki sungai dan berfoto ria di dalam bagian sungai. Tinggi dinding sungai ini bervariasi, ada yang tiga meter dan lebih tinggi lagi.
Momen terbaik untuk berkunjung dan berfoto di Curug Lumbung adalah musim kemarau. Karena debit airnya tidak terlalu deras. Airnya juga terlihat lebih jernih. Jika Anda berkunjung pada musim hujan, airnya akan berwarna kecokelatan.
Aliran sungai di Curug Lumbung cukup istimewa. Menurut warga sekitar, pasir dari aliran sungai Curug Lumbung baik untuk menggoreng (menyangan) kacang tanah hingga menghasilkan kacang goreng. Rasa kacang tanah yang disangan dengan pasir dari aliran sungai ini akan terasa lebih enak daripada menggunakan pasir dari sungai lain. Hal ini sudah diakui oleh banyak warga sekitar yang sering menggunakan pasir tersebut untuk menyangan kacang tanah.
Meski belum dikelola secara sempurna, tempat ini sangat potensial menjadi destinasi wisata. Apalagi untuk menjangkaunya tak terlalu sulit. Warga sekitar yang ramah juga menjadi daya tarik. Cukup banyak pengunjung yang mengunggah pengalaman mereka di media sosial. Foto, tulisan, video bertebaran menunjukkan betapa eksotis kawasan ini. Jika sedang di Purworejo, sayang bila Anda melewatkan tempat wisata ini.
Curug Lumbung ini terletak di Dusun Krandon, Desa Karangsari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Untuk menuju Curug Lumbung cukup mudah. Jarak dari pusat Kota Purworejo sekitar 14 km. Anda dapat mengambil jalan raya Purworejo-Magelang.
Editor: Tuty Ocktaviany