Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Festival Rakyat Danau Lido 2026 Jadi Panggung UMKM Lokal hingga Pelestarian Budaya
Advertisement . Scroll to see content

Ramai Dikunjungi Warga, Festival Rakyat Danau Lido Diupayakan Jadi Agenda Tahunan

Minggu, 08 November 2026 - 18:05:00 WIB
Ramai Dikunjungi Warga, Festival Rakyat Danau Lido Diupayakan Jadi Agenda Tahunan
Festival Rakyat Danau Lido 2026. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Festival Rakyat Danau Lido 2026 sukses menarik antusiasme masyarakat. Ribuan pengunjung memadati kawasan Soekarno Park, KEK MNC Lido City, Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/11/2026), untuk menikmati beragam atraksi budaya, kuliner lokal, hingga kegiatan edukasi lingkungan.

Tingginya antusiasme masyarakat turut membuka peluang festival ini menjadi agenda tahunan. Pemerintah Kecamatan Cigombong bahkan menyatakan dukungannya agar kegiatan yang diinisiasi masyarakat tersebut dapat kembali digelar pada tahun mendatang.

Festival Rakyat Danau Lido Bakal Jadi Agenda Tahunan

Camat Cigombong, Irwan Soemantri, mengatakan kesuksesan penyelenggaraan tahun ini menjadi langkah awal untuk menjadikan Festival Rakyat Danau Lido sebagai kegiatan rutin masyarakat.

Festival Rakyat Danau Lido 2026 mengangkat UMKM lokal hingga pelestarian alam dan budaya. (Foto: Niko Prayoga)
Festival Rakyat Danau Lido 2026 mengangkat UMKM lokal hingga pelestarian alam dan budaya. (Foto: Niko Prayoga)

"Insyaallah, ini menjadi sebuah awal yang diinisiasi teman-teman dari BPH, karena ini juga saya berkonsultasi dengan pimpinan, alhamdulillah ke depannya akan menjadi event tahunan. Tempatnya di daerah sekitar sini dengan nama Festival Rakyat Danau Lido," kata Irwan saat diwawancarai iNews.id, Minggu (8/11/2026).

Menurut Irwan, festival tersebut bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali ingatan masyarakat terhadap sejarah Danau Lido. Kawasan ini memiliki cerita panjang bagi warga Cigombong dan pernah menjadi salah satu tempat favorit untuk berkumpul bersama keluarga.

Dia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat, terutama generasi muda, terhadap Danau Lido sekaligus mendorong kepedulian untuk menjaga kelestariannya.

"Karena ini tempat memang dulunya penuh dengan historis bagi warga masyarakat, khususnya masyarakat Cigombong. Kegiatan inilah mengangkat kembali, mengingat kembali, termasuk juga upaya-upaya untuk kembali melestarikan Danau Lido itu sendiri. Dimulai dengan kegiatan minimal generasi muda tahu dulu histori dan lain-lain, sehingga mereka mempunyai kecintaan kepada Danau Lido," ujarnya.

Warga Antusias Bernostalgia dengan Suasana Danau Lido

Antusiasme pengunjung juga terlihat dari warga setempat yang memanfaatkan festival ini sebagai kesempatan untuk mengenang suasana Danau Lido pada masa lalu.

Salah satunya Ditha, warga asli Cigombong. Dia mengaku senang dengan kembalinya kegiatan yang mengingatkannya pada berbagai acara rakyat di kawasan tersebut sekitar 20 tahun lalu.

Festival Rakyat Danau Lido. (Foto: Niko Prayoga)
Festival Rakyat Danau Lido. (Foto: Niko Prayoga)

Menurutnya, dahulu Danau Lido kerap menjadi lokasi kegiatan tahunan saat hari raya. Masyarakat datang bersama keluarga untuk menikmati berbagai hiburan, mulai dari menaiki rakit hingga mencoba komidi putar.

"Bagus sekali, soalnya kan acara ini sudah 20 tahun ya enggak ada. Jadi, pas ada acara ini ajang nostalgia juga, semua datang. Alhamdulillah responsnya juga baik. Semua ikut senang, semua ikut bahagia, terus berharap semoga tahun depan masih ada dan jadi acara tahunan," ungkap Ditha.

Kehadiran Festival Rakyat Danau Lido 2026 pun membuatnya kembali merasakan suasana kebersamaan yang pernah menjadi bagian dari masa kecilnya.

"Yang paling berkesan dalam kegiatan hari ini, kita tuh semua warga kumpul di sini, antusias, bahagia. Semua pada naik rakit, jajanan UMKM. Pokoknya zaman dulu tuh terulang lagi," tuturnya.

Angkat Budaya Lokal hingga Kepedulian Lingkungan

Mengusung tema "Bageur ka Danau, Bageur ka Urip", festival ini membawa pesan kearifan lokal Sunda mengenai pentingnya menjaga kelestarian danau serta kehidupan masyarakat yang bergantung pada lingkungan sekitarnya.

Kegiatan ini diinisiasi masyarakat sebagai wadah untuk memperkuat kepedulian lingkungan sekaligus mengoptimalkan potensi budaya, perikanan, pariwisata, dan ekonomi lokal.

Dalam puncak acara, pengunjung disuguhkan beragam kegiatan, mulai dari parade rakit berhias hasil kreasi warga, pentas seni budaya lokal, Pasar Bageur, bazar ikan nila hasil budidaya masyarakat, hingga talkshow mengenai tata kelola danau berbasis kolaborasi.

Festival ini juga menghadirkan Kids Eco-Corner sebagai ruang edukasi lingkungan bagi anak-anak. Selain itu, terdapat Pojok Sejarah Lido dan diseminasi hasil inovasi olahan pangan berbasis perikanan darat.

Festival Rakyat Danau Lido di Bogor, Jawa Barat. (Foto: Niko Prayoga)
Festival Rakyat Danau Lido di Bogor, Jawa Barat. (Foto: Niko Prayoga)

Sebelum puncak acara, sejumlah kegiatan pra-event telah digelar selama beberapa bulan. Rangkaian tersebut meliputi aksi bersih Danau Lido, Sekolah Lingkungan Lido, kreasi keramba, lomba inovasi olahan ikan nila, hingga paket wisata kerakyatan bertajuk Ngider Lido Sapuluh Rebu.

Kesuksesan festival ini tidak terlepas dari kolaborasi masyarakat setempat, Pemerintah Kecamatan Cigombong, Pemerintah Desa Watesjaya, Bhumi Pasa Hijau, Danone Indonesia, dan KEK MNC Lido City.

Irwan pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan, termasuk KEK MNC Lido City yang menyediakan lokasi untuk pelaksanaan festival.

"Alhamdulillah, ucapan terima kasih kepada pihak yang telah mengizinkan tempat ini, karena ini masuk ke kawasan KEK. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas diizinkannya kegiatan ini dilaksanakan di kawasan," katanya.

Dengan dukungan pemerintah setempat dan antusiasme masyarakat, Festival Rakyat Danau Lido diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali. Lebih dari itu, festival ini berpeluang menjadi ruang pertemuan warga sekaligus pengingat pentingnya menjaga warisan alam dan budaya Danau Lido.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut