Rammang-Rammang, Taman Batu Alam Terbesar Kedua di Dunia Ada di Sulsel
JAKARTA, iNews.id - Rammang-Rammang, destinasi wisata yang berada di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini jangan diragukan lagi keindahannya. Pegunungan karst terbesar kedua di dunia ini memiliki pemandangan bebatuan raksasa yang unik. Berada di kawasan ini, traveler akan melihat keindahan alam yang menakjubkan. Mulai dari bentangan sawah nan hijau hingga sungai yang mengalir melewati lembah.
Jika tertarik ingin berpetualangan di kawasan ini, Anda dapat menyusuri Sungai Pute dengan perahu. Di tengah perjalanan, Anda akan melihat keindahan taman batu alam terbesar yaitu Rammang-Rammang yang dikelilingi sawah-sawah. Tak hanya itu, Anda juga akan melewati lorong-lorong batu kapur dan gua-gua yang berbentuk unik.

"Suka menjelajah? Kalau iya, kalian wajib nyobain serunya menjelajahi Pegunungan Karst di Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan. Di Rammang-Rammang, pegunungan karst yang ada begitu luas, mencapai sekitar 45 ribu hektare. Semuanya terlihat memesona karena banyaknya karst yang menjulang sendirian dan berkelompok. Ternyata, Rammang-Rammang ini merupakan kawasan karst terbesar kedua di dunia, lho. Selain menjelajahi karst dan gua, kita juga bisa berperahu santai di telaga. Seru khan!," tulis Instagram @Pesonaid_Travel dikutip Rabu (12/12/2018).
Waktu terbaik menyusuri sungai adalah saat subuh. Sebab, momen berburu sunrise adalah aktivitas yang paling ditunggu wisatawan. Setelah menyusuri sungai, Anda akan menemukan Kampung Berua. Kampung ini berada di pedalaman. Setelah tiba di Kampung Berua, wisatawan bisa trekking di sekitaran pegunungan batu kapur.
Rammang-rammang sudah terbentuk sejak lama, sekitar 30 juta tahun lalu. Namun, kawasan ini diperkirakan baru dihuni manusia pada 40 ribu tahun lalu. Jejak manusia pada masa lalu tersebut, hingga kini masih bisa dinikmati oleh pengunjung melalui tulisan tangan atau simbol-simbol yang ada di dinding gunung. Rammang-Rammang berada di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Jaraknya sekitar 40 km di sebelah utara Kota Makassar.
Editor: Vien Dimyati