Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mencicipi Khao Taen, Camilan Tradisional Thailand Utara yang Mirip Rengginang!
Advertisement . Scroll to see content

Rumah Keramik Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Destinasi Gen Z Estetik di Thailand!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:27:00 WIB
Rumah Keramik Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Destinasi Gen Z Estetik di Thailand!
Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Thailand. (Foto: Muhammad Sukardi)
Advertisement . Scroll to see content

CHIANG RAI, iNews.id – Di antara perjalanan menyusuri harta karun Thailand Utara, ada sebuah tempat di Chiang Rai yang menawarkan pengalaman berbeda. Bukan kuil megah atau bangunan bersejarah yang menjadi daya tarik utamanya, melainkan rumah keramik dengan deretan karya tanah liat yang ditata artistik dan sudut-sudut yang menarik untuk diabadikan dalam foto.

Namanya Doy Din Dang Pottery. Tempat ini menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk disinggahi, terutama bagi pencinta seni, kerajinan tangan, dan generasi muda yang gemar berburu konten estetik untuk media sosial.

Begitu memasuki kawasan ini, suasana artistik terasa melalui berbagai bentuk keramik yang menghiasi ruang pamer hingga area terbuka. Pot, piring, mangkuk, cangkir, teko, dan vas bunga tampil dengan karakter masing-masing. Bentuknya tidak selalu simetris atau tampak sempurna seperti produk pabrikan. Justru, lekukan dan tekstur alaminya memberikan daya tarik tersendiri.

Ada kesan sederhana, tetapi tetap berkarakter. Warna-warna tanah, permukaan keramik yang tidak sepenuhnya seragam, serta penataan yang menyatu dengan lingkungan sekitar membuat tempat ini terasa seperti ruang seni yang hidup.

Berburu Foto Estetik di Setiap Sudut

Daya tarik Doy Din Dang Pottery tidak hanya terletak pada koleksi keramiknya. Saat iNews.id berkunjung langsung dalam rangkaian perjalanan bersama Scoot, sejumlah anak muda terlihat memanfaatkan berbagai sudut kawasan ini untuk berfoto. Kamera ponsel sesekali diarahkan ke pajangan keramik, dinding artistik, hingga bagian-bagian bangunan yang memiliki karakter visual tersendiri.

Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Thailand. (Foto: Muhammad Sukardi)
Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Thailand. (Foto: Muhammad Sukardi)

Ada yang mengambil gambar di antara deretan keramik, ada pula yang memilih dinding berhias pecahan keramik sebagai latar. Setiap sudut seolah menawarkan komposisi berbeda, bergantung pada cara pengunjung menangkap detailnya.

Beberapa pengunjung bahkan tampak melakukan pemotretan dengan konsep yang telah disiapkan matang. Pose, sudut pengambilan gambar, hingga pemilihan latar menjadi bagian dari pengalaman menjelajahi tempat ini.

Menariknya, daya tarik visual tersebut tidak hadir melalui dekorasi yang terasa berlebihan. Justru, tekstur tanah liat, bentuk keramik, material bangunan, dan suasana yang dikelilingi pepohonan menjadi elemen yang membuat hasil foto terlihat artistik.

Bagi pencinta fotografi, tempat ini memberikan kesempatan untuk bermain dengan detail. Sementara bagi pemburu konten media sosial, Doy Din Dang Pottery menawarkan latar yang tidak melulu bergantung pada dekorasi modern atau warna-warna mencolok.

Namun, ada satu hal yang perlu diingat. Keramik yang dipajang merupakan karya seni sekaligus barang yang dijual. Pengunjung sebaiknya tetap berhati-hati saat mengambil gambar agar tidak menyenggol atau merusak koleksi yang ada.

Keramik Artisan, Setiap Karya Punya Karakter

Di balik tampilannya yang menarik untuk difoto, Doy Din Dang Pottery juga menjadi tempat bagi pengunjung untuk mengenal sekaligus membawa pulang kerajinan keramik lokal Thailand.

Keramik artisan yang ada di Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Thailand. (Foto: Muhammad Sukardi)
Keramik artisan yang ada di Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Thailand. (Foto: Muhammad Sukardi)

Koleksinya beragam, mulai dari cangkir dan gelas untuk menemani waktu minum, piring dan mangkuk untuk kebutuhan sehari-hari, hingga teko serta vas bunga yang bisa menjadi elemen dekorasi rumah.

Salah satu hal yang menarik adalah karakter setiap benda yang tidak sepenuhnya seragam. Karena dibuat melalui proses kerajinan tangan, bentuk, tekstur, dan hasil akhir keramik memiliki ciri khas tersendiri. Ketidaksamaan kecil justru menjadi bagian dari pesona karya artisan.

Harga yang ditawarkan pun beragam, bergantung pada ukuran, bentuk, dan jenis keramik. Saat berkunjung, penulis menemukan cangkir dengan harga 250 baht atau sekitar Rp134.000 berdasarkan kurs pada 29 Oktober 2026. Ada pula sejumlah keramik berukuran kecil yang harganya lebih terjangkau.

Dengan pilihan tersebut, pengunjung bisa menyesuaikan belanja dengan anggaran masing-masing. Tak harus membeli benda berukuran besar, keramik kecil pun dapat menjadi souvenir yang mengingatkan pada perjalanan ke Chiang Rai.

Bagi pencinta benda-benda buatan tangan, memilih keramik di sini juga menghadirkan pengalaman tersendiri. Alih-alih membawa pulang souvenir yang diproduksi massal, pengunjung bisa memilih benda dengan karakter visual yang terasa lebih personal.

Menikmati Kopi di Sudut yang Lebih Tenang

Setelah puas berkeliling dan mengambil foto, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan menikmati secangkir kopi di kafe yang berada di dalam kawasan Doy Din Dang Pottery.

Lokasinya sedikit tersembunyi sehingga tidak langsung menjadi pusat perhatian saat pertama kali memasuki area. Namun, justru di situlah daya tariknya. Kafe ini menawarkan sudut lain untuk menikmati suasana setelah berjalan-jalan di antara koleksi keramik.

Menyeruput kopi di tempat seperti ini terasa berbeda karena pengalaman minum tidak terpisah dari karya seni yang mengelilinginya. Keramik bukan sekadar benda pajangan, tetapi juga bagian dari keseharian yang dapat digunakan untuk menikmati minuman.

Kawasan ini pun tidak hanya menarik bagi mereka yang datang dengan tujuan berfoto atau berbelanja. Pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih santai juga memiliki alasan untuk tinggal lebih lama.

Doy Din Dang Pottery memperlihatkan bagaimana kerajinan tradisional dapat hadir dalam pengalaman wisata yang dekat dengan kehidupan masa kini. Seni, desain, kegiatan berbelanja, dan menikmati kopi bertemu dalam satu kawasan tanpa harus kehilangan karakter aslinya.

Lokasi Doy Din Dang Pottery Chiang Rai

Doy Din Dang Pottery berada di kawasan Nang Lae, Distrik Mueang Chiang Rai, Thailand. Alamat lengkapnya tercatat di 49 Moo 6, Soi 3, Ban Pa Or, Phahonyothin Road, Nang Lae, Mueang Chiang Rai, Chiang Rai 57100, Thailand.

Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Thailand. (Foto: Muhammad Sukardi)
Doy Din Dang Pottery Chiang Rai, Thailand. (Foto: Muhammad Sukardi)

Tempat ini dapat dikunjungi secara gratis. Pengunjung hanya perlu menyiapkan anggaran jika ingin membeli keramik atau menikmati makanan dan minuman di kafe.

Berdasarkan informasi destinasi dan panduan wisata yang tersedia, Doy Din Dang Pottery buka dari Senin hingga Sabtu. Jam operasional yang tercantum pada sejumlah sumber berada di kisaran pukul 08.00–17.00 waktu setempat, sementara beberapa panduan mencatat pukul 08.30–16.30. Tempat ini tutup pada Minggu.

Untuk menghindari perubahan jadwal, pengunjung sebaiknya memastikan jam buka sebelum berangkat melalui kanal resmi Doy Din Dang Pottery.

Jika sedang menyusun perjalanan ke Chiang Rai, tempat ini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin melihat sisi lain Thailand Utara. Bukan hanya tentang bangunan ikonik atau panorama alam, tetapi juga tentang kerajinan lokal yang menyimpan nilai seni dalam benda-benda sederhana.

Di Doy Din Dang Pottery, cangkir tidak hanya menjadi wadah untuk minum kopi, sementara dinding dan deretan keramik bukan sekadar latar foto. Semuanya menjadi bagian dari pengalaman perjalanan yang mempertemukan seni, keseharian, dan cara baru menikmati sebuah destinasi.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut