Sembunyi di Kaki Gunung Salak, Indahnya Curug Walet yang Terlihat Instagramable

Vien Dimyati ยท Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:05 WIB
Sembunyi di Kaki Gunung Salak, Indahnya Curug Walet yang Terlihat Instagramable

Curug Walet terlihat Instagramable. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Selain dijuluki Kota Hujan, Bogor kerap disebut sebagai Kota Seribu Curug. Berada di antara tiga gunung, yaitu Gunung Gede, Gunung Pangrango, dan Gunung Salak, kota berhawa sejuk ini dihuni berbagai curug atau air terjun yang indah dan eksotis.

Ada Curug Leuwi Anteng di Desa Tenjolaya, dengan kolamnya yang bening dan dangkal. Curug Leuwi Balong Endah di Pamijahan yang masih alami dan asri. Green Canyon Water Track berada di Pamijahan dengan pemandangannya yang memikat hati. Curug Leuwi Ciung dan Curug Leuwi Hejo di Sentul dengan airnya yang super bening.

Satu lagi, Curug Walet yang terletak di Ciasihan, Kecamatan Pamijahan. Curug ini terkenal karena kealamian dan keasriannya. Berhawa dingin dengan nuansa sejuk. Udaranya masih terasa segar karena di kelilingi pepohonan hijau yang memanjakan mata.

"Curug Walet, curug ini belum banyak yang tahu. Letaknya di kaki Gunung Salak, tepatnya di daerah Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan. Daerah ini masih belum terjamah wisatawan karena aksesnya yang lebih jauh, dan jalurnya belum sepenuhnya bagus. Foto dari @rizkisetiawant," tulis Instagram @visitbogor, dikutip Kamis (22/8/2019).

Pemandangan alam di Curug Walet begitu Instagenik, dengan perpaduan curugnya yang mengalir di dua undakan. Curug Walet sangat cocok buat Anda yang ingin menyegarkan pikiran. Di tempat ini, Anda akan ditemani kicauan burung hutan. Dijamin membuat wisatawan semakin betah berlama-lama di tempat ini.

Dinamakan Curug Walet karena di sekitar air terjun banyak dihuni burung walet yang bersarang dalam gua-gua. Satwa-satwa liar yang hidup di sekitar kawasan curug juga masih kerap terlihat.

Untuk mencapai Curug Walet, Anda harus melewati persawahan, menembus hutan alam, dan menyeberangi anak sungai. Seru dan penuh tantangan. Di sini, Anda bisa mendirikan tenda jika ingin kemping.


Editor : Tuty Ocktaviany