Tembok Raksasa Jianshanling Tak Kalah Indah dari Great Wall of China
JAKARTA, iNews.id - Jika Anda pernah melihat foto tujuh keajaiban dunia, Anda akan menemukan foto yang tenang dan megah. Terutama jika Anda kebetulan menemukan tempat di mana matahari terbenam atau naik.
Namun, karena tujuh keajaiban dunia ini banyak diincar turis, tidak heran jika di sana terlalu sesak dengan pengunjung. Jika Anda benar-benar berkunjung, Anda akan tahu seperti apa kelakuan turis yang membuat kekacauan di sini.
Daripada harus bersesak-sesakan mendatangi tujuh keajaiban dunia tersebut, sebaiknya pilih alternatif lainnya yang memiliki keindahan sama. Sebut saja tembok besar yang fenomenal di China. Siapa yang tidak tahu tembok besar ini. Namun sayangnya, tempat ini kerap dipadati wisatawan.
Jika ingin mendapatkan pemandangan seperti tembok besar ini, Anda bisa mengunjungi Jinshanling, yang terletak 125 km di sebelah timur laut Beijing. Memang jarak tempat ini dari kota membuatnya kurang populer di kalangan wisatawan. Jianshanling memiliki bagian tembok besar yang bisa dikunjungi.
Tak hanya tembok besar China, ada destinasi lainnya yang bisa Anda kunjungi dan tidak kalah indah seperti aslinya. Ingin tahu di mana saja? Berikut ulasan iNews.id, seperti dikutip melalui Insider, Kamis (12/4/2018).
Daripada patung Kristus sang Penebus, pilih Katedral Rio de Janeiro
Rio de Janeiro merupakan surga hedonistik kecil. Daripada berkunjung melihat patung Yesus Kristus sang penebus yang ramai dengan wisatawan, sebaiknya Anda pilih Katedral Rio de Janeiro. Patung Kristus Penebus adalah patung Yesus Kristus yang memiliki gaya arsitektur Art Deco terbesar dan terdapat di Rio de Janeiro, Brasil. Namun, jika memilih Katedral, Anda akan melihat karya indah yang dirancang oleh Edgar Fonseca dalam gaya modern yang terinspirasi piramida Maya. Bangunan ini merupakan struktur yang besar dan futuristik dengan dinding miring yang menampilkan jendela kaca berwarna indah.
Terletak tidak terlalu jauh dari gereja, terdapat lingkungan bohemian Santa Teresa. Di sini, Anda dapat naik trem melintasi Arcos de Lapa (saluran air) dan menaiki jalan berbukit dan berliku ke Centro Cultural Municipal Parque das Ruinas untuk mendapatkan beberapa pemandangan menakjubkan. Jangan lupa cicipi beberapa pao de queijo (roti keju) dan acai di Cultivar. Beberapa wisatawan mengklaim ini adalah tempat terbaik di seluruh Rio.
Daripada Chichen Itza, kunjungi Uxmal
Berbicara tentang Piramida Maya, Chichen Itza mungkin yang paling terkenal dan paling banyak dikunjungi turis di dunia. Namun, daripada Anda berkunjung ke Chichen Itza sebaiknya pilih Uxmal. Semenanjung Yucatan dipenuhi dengan situs Maya yang penting, dan Uxmal layak untuk dikunjungi.
Diduduki oleh suku Maya sejak 700 SM, setidaknya 3.000 tahun yang lalu, Uxmal berisi sisa-sisa peninggalan suku Maya. Tempat ini merupakan situs Warisan Dunia UNESCO. Sementara Chichen Itza memang mengesankan dalam ukurannya, dan banyak bangunan yang sungguh menakjubkan, namun batu di fasad Uxmal jauh lebih rumit.
Ketika tiba di lokasi, piramida tampak menonjol keluar dari pepohonan di sekitarnya. Ini menciptakan semacam suasana mistis yang tak terlukiskan dan tidak dapat ditemukan di Chichen Itza yang terkenal. Dan bagian terbaiknya, Anda dapat mendaki Piramida Besar untuk mendapatkan pemandangan menakjubkan.
Daripada Badaling Tembok Besar China, kunjungi Jianshanling
Sama indahnya dengan tembok China (Great Wall of China), Jianshanling menawarkan keindahan menjelajahi sebuah tembok raksasa. Tembok Besar China memiliki panjang 13.170 mil. Anda akan berpikir ada banyak tempat yang akan dikunjungi wisatawan untuk menjelajahi keajaiban buatan manusia ini. Sebagian besar turis Tembok Besar China berdatangan ke bagian Badaling, yang sejauh ini paling maju dan nyaman. Jika di sana terlalu ramai dengan wisatawan, Anda memiliki alternatif lainnya jika ingin melihat Tembok Besar China lainnya yaitu Jinshanling, yang terletak 125 km di sebelah timur laut Beijing. Memang jarak tempat ini dari kota membuatnya kurang populer di kalangan wisatawan.
Dikelilingi oleh pegunungan yang memesona, tempat ini dianggap sebagai titik awal terbaik untuk melakukan perjalanan enam mil ke Simatai West. Bagian pertama dari perjalanan ini dalam kondisi yang cukup baik, meski kemudian jalan yang ditemui agak berbatu. Jika Anda memiliki rencana ingin travelling ke Jianshanling, menyewa taksi adalah pilihan yang baik. Ini akan memungkinkan Anda dengan mudah melihat bagian-bagian berbeda dari dinding tembok.
Editor: Vien Dimyati