Terkenal Alami, Kepulauan Derawan Magnet Pariwisata Kelas Dunia
DERAWAN, iNews.id - Satu lagi objek wisata andalan di Nusantara mencuri perhatian dunia, Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di kepulauan ini terdapat sejumlah objek wisata bahari menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati wisatawan mancanegara, terutama para penyelam kelas dunia.
Sedikitnya ada empat pulau yang terkenal di kepulauan tersebut, yakni Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban yang ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik.
Secara geografis, terletak di semenanjung utara perairan laut Kabupaten Berau yang terdiri dari beberapa pulau, yaitu Pulau Panjang, Pulau Raburabu, Pulau Samama, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Pulau Nabuko, Pulau Maratua dan Pulau Derawan. Tak hanya itu, di sini juga ada beberapa gosong karang seperti gosong Muaras, gosong Pinaka, gosong Buliulin, gosong Masimbung, dan gosong Tababinga.
Deny dari biro travel PT Gemilang Persada Semesta (PT GPS) Tarakan Kalimantan Utara mengatakan, "booming" Derawan menjadi destinasi andalan dimulai pada 2009 hingga 2015. Saat itu belum banyak operator tour yang "mengendus" potensi wisata di kepulauan yang telah dicalonkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2005.
"Padahal Derawan sudah sangat terkenal bagi turis asing, terutama bagi para penyelam sejak 1980-an" kata Deny, Senin (1/5/2018).
Menurut Deny, seiring makin mendunianya nama Kepulauan Derawan, mengakibatkan banyaknya operator bodong berebut pangsa pasar wisnus dan wisman. Pihak PT GPS sendiri menawarkan paket wisata yang terjangkau, terutama tour bagi perusahaan dengan minimal peserta 10 hingga 15 orang.
"Estimasi biaya untuk low season per orang Rp2 juta hingga Rp3 juta, sudah termasuk tiket PP Jakarta-Tarakan. Kami sediakan speedboat untuk ketiga pulau utama hingga penginapan (resort) yang nyaman di derawan," kata Deny.

Di Kepulauan Derawan, oprator tour mengajak wisatawan melihat ekosistem pesisir dan pulau kecil yang sangat penting, yaitu terumbu karang, padang lamun, dan hutan bakau (hutan mangrove). Selain itu, operator tour mengajak wisatawan melihat spesies yang dilindungi berada di Kepulauan Derawan seperti penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung, ikan barakuda, dan beberapa spesies lain.
Tempat menarik lain di sini, wisatawan wajib mengunjungi Danau Purba Kakaban di Pulau Kakaban. Danau dengan air hijau kebiru-biruan dan dihuni ubur ubur yang menghampiri wisatawan saat berenang menjadi pemandangan unik. Ubur ubur tidak menyengat, bahkan bersahabat.
"Karena predatornya tidak ada, ubur ubur itu terjebak proses alam selama ribuan tahun, sehingga pertahanan dirinya berupa sengat atau racun telah hilang. Ini menariknya dari Danau Purba Kakaban," kata Deny.
Salah satu wisatawan yang baru pertama kali berkunjung, Ismi menyatakan, seluruh lokasi di Kepulauan Derawan sangat menarik dan masih banyak yang alami, sehingga dibutuhkan kepedulian yang sangat tinggi terutama bagi wisatawan untuk menjaganya. "Pokoknya keren, keren, dan kerenlah," kata Ismi.
Untuk menjangkau Kepulauan Derawan yang paling terdekat dari Tarakan, Kaltara yang merupakan provinsi termuda di Tanah Air. Dibutuhkan waktu hampir tiga jam dari Pelabuhan Tengkayu I dengan menggunakan speedboat menuju resor di Kepulauan Derawan. Karena perjalanan ditempuh menggunakan speedboat, dibutuhkan fisik yang kuat mengingat wisatawan akan terguncang-guncang akibat speedboat dengan kecepatan tinggi menembus ombak kencang.
Tidak usah jauh-jauh ke Maldives untuk wisata laut, datang saja ke Kepulauan Derawan yang saat ini hits di kalangan traveler. Kepulauan Derawan saat ini sedang dipromosikan oleh Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu wisata andalan kelas dunia.
Editor: Vien Dimyati